29.3 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Warung Tergenang, Pembeli Jadi Kabur

Genangan air hujan menjadi momok bagi warga. Terlebih, genangan tersebut merupakan luapan dari selokan. Hal itu kerap dialami Muhammad Saiful. Warungnya kerap digenangi air hujan.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Curah hujan yang tinggi bisa menjadi masalah bagi masyarakat. Berbagai ancaman seperti longsor, banjir, atau pohon tumbang bisa terjadi kapan saja. Sama halnya dengan genangan air. Saat gorong-gorong tersumbat, maka air akan meluap ke jalan.

BACA JUGA : Final Australian Open 2022 Mariska Hadapi Unggulan Pertama An Se Young

Seperti yang dialami Muhammad Saiful, warga asal Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Dia kerap gelisah saat hujan lebat mulai turun. Sebab, kawasan tempatnya membuka warung kopi pasti tergenang air tatkala curah hujan tinggi. “Kadang kalau hujannya berjam-jam, air bisa masuk warung,” ujarnya sembari melayani pembeli yang datang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Keseharian Saiful menjadi seorang penjual kopi ditemani istrinya di daerah tersebut. Sudah sekitar sepuluh tahun dirinya menjual kopi. Bahkan, sudah banyak pelanggan yang mengenalnya. “Saya menjual kopi dan es degan di sini sudah lama, dan kalau hujan pasti airnya naik,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Bahkan, jika hujannya lebat, tak hanya jalanan depan warungnya yang tergenang air. Lapangan di belakang warungnya juga terendam. Terlihat luapan air meninggi sekitar 25 sentimeter. Hal itu membuat Saiful hanya bisa terdiam tanpa tindakan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Curah hujan yang tinggi bisa menjadi masalah bagi masyarakat. Berbagai ancaman seperti longsor, banjir, atau pohon tumbang bisa terjadi kapan saja. Sama halnya dengan genangan air. Saat gorong-gorong tersumbat, maka air akan meluap ke jalan.

BACA JUGA : Final Australian Open 2022 Mariska Hadapi Unggulan Pertama An Se Young

Seperti yang dialami Muhammad Saiful, warga asal Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Dia kerap gelisah saat hujan lebat mulai turun. Sebab, kawasan tempatnya membuka warung kopi pasti tergenang air tatkala curah hujan tinggi. “Kadang kalau hujannya berjam-jam, air bisa masuk warung,” ujarnya sembari melayani pembeli yang datang.

Keseharian Saiful menjadi seorang penjual kopi ditemani istrinya di daerah tersebut. Sudah sekitar sepuluh tahun dirinya menjual kopi. Bahkan, sudah banyak pelanggan yang mengenalnya. “Saya menjual kopi dan es degan di sini sudah lama, dan kalau hujan pasti airnya naik,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Bahkan, jika hujannya lebat, tak hanya jalanan depan warungnya yang tergenang air. Lapangan di belakang warungnya juga terendam. Terlihat luapan air meninggi sekitar 25 sentimeter. Hal itu membuat Saiful hanya bisa terdiam tanpa tindakan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Curah hujan yang tinggi bisa menjadi masalah bagi masyarakat. Berbagai ancaman seperti longsor, banjir, atau pohon tumbang bisa terjadi kapan saja. Sama halnya dengan genangan air. Saat gorong-gorong tersumbat, maka air akan meluap ke jalan.

BACA JUGA : Final Australian Open 2022 Mariska Hadapi Unggulan Pertama An Se Young

Seperti yang dialami Muhammad Saiful, warga asal Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Dia kerap gelisah saat hujan lebat mulai turun. Sebab, kawasan tempatnya membuka warung kopi pasti tergenang air tatkala curah hujan tinggi. “Kadang kalau hujannya berjam-jam, air bisa masuk warung,” ujarnya sembari melayani pembeli yang datang.

Keseharian Saiful menjadi seorang penjual kopi ditemani istrinya di daerah tersebut. Sudah sekitar sepuluh tahun dirinya menjual kopi. Bahkan, sudah banyak pelanggan yang mengenalnya. “Saya menjual kopi dan es degan di sini sudah lama, dan kalau hujan pasti airnya naik,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Bahkan, jika hujannya lebat, tak hanya jalanan depan warungnya yang tergenang air. Lapangan di belakang warungnya juga terendam. Terlihat luapan air meninggi sekitar 25 sentimeter. Hal itu membuat Saiful hanya bisa terdiam tanpa tindakan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/