alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Tanaman Hias Diklaim Berusia 200 Tahun Dibanderol Rp 100 Juta

Bagi pencinta tanaman hias, harga yang tinggi terkadang tidak menjadi soal. Nah, di Jember ada pohon jenis pulai yang diklaim berusia sangat tua dan harganya cukup fantastis.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keasrian halaman rumah Erik Juprianto membuat banyak orang merasa nyaman. Ada sejumlah tanaman hias yang memanjakan  mata siapa saja yang datang. Tanaman itu pun bermacam-macam. Ada yang murah, ada pula yang mahal.

BACA JUGA : Terkendala Anggaran Batal Tambah Kamera Jalan

Dikatakan, dia memiliki tanaman hias yang mulai langka, yaitu pohon pulai. Pohon pulai atau pule, menurut Erik, menjadi salah satu andalannya. Bentuknya unik, besar, dan usianya diklaim sudah sangat tua. “Usianya sekitar 200 tahun,” kata Erik.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pemilik rumah Palugada Nursery yang tinggal di Desa/Kecamatan Ajung ini menyebut, pohon pulai dibanderol dengan harga yang cukup mahal. Mencapai Rp 100 juta. Ukuran pulai tidak minimalis seperti tanaman hias yang lainnya. Namun, lingkar tanaman sekitar 6, 5 meter. Pulai dalam bahasa Madura dikenal dengan sebutan polai. “Tinggi kurang lebih 10 meter,” imbuhnya.

Erik menceritakan, pohon besar yang berada di halaman rumahnya itu merupakan tanaman termahal di antara tanaman hias lainnya. Meskipun sepintas tidak terlihat seperti tanaman hias, namun harga yang dipatok untuk tanaman pulai itu cukup fantastis.

Pria ini mengisahkan, tanaman pulai miliknya merupakan pemberian dari seorang temannya yang menjabat sebagai pak tenggi atau kepala desa di Ledokombo. Waktu itu, dirinya diberi secara cuma-cuma oleh temannya. “Dikasih cuma-cuma oleh teman. Karena saya pebisnis, saya ganti uang Rp 1 juta,” terang Erik dengan raut wajahnya yang semringah.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keasrian halaman rumah Erik Juprianto membuat banyak orang merasa nyaman. Ada sejumlah tanaman hias yang memanjakan  mata siapa saja yang datang. Tanaman itu pun bermacam-macam. Ada yang murah, ada pula yang mahal.

BACA JUGA : Terkendala Anggaran Batal Tambah Kamera Jalan

Dikatakan, dia memiliki tanaman hias yang mulai langka, yaitu pohon pulai. Pohon pulai atau pule, menurut Erik, menjadi salah satu andalannya. Bentuknya unik, besar, dan usianya diklaim sudah sangat tua. “Usianya sekitar 200 tahun,” kata Erik.

Pemilik rumah Palugada Nursery yang tinggal di Desa/Kecamatan Ajung ini menyebut, pohon pulai dibanderol dengan harga yang cukup mahal. Mencapai Rp 100 juta. Ukuran pulai tidak minimalis seperti tanaman hias yang lainnya. Namun, lingkar tanaman sekitar 6, 5 meter. Pulai dalam bahasa Madura dikenal dengan sebutan polai. “Tinggi kurang lebih 10 meter,” imbuhnya.

Erik menceritakan, pohon besar yang berada di halaman rumahnya itu merupakan tanaman termahal di antara tanaman hias lainnya. Meskipun sepintas tidak terlihat seperti tanaman hias, namun harga yang dipatok untuk tanaman pulai itu cukup fantastis.

Pria ini mengisahkan, tanaman pulai miliknya merupakan pemberian dari seorang temannya yang menjabat sebagai pak tenggi atau kepala desa di Ledokombo. Waktu itu, dirinya diberi secara cuma-cuma oleh temannya. “Dikasih cuma-cuma oleh teman. Karena saya pebisnis, saya ganti uang Rp 1 juta,” terang Erik dengan raut wajahnya yang semringah.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Keasrian halaman rumah Erik Juprianto membuat banyak orang merasa nyaman. Ada sejumlah tanaman hias yang memanjakan  mata siapa saja yang datang. Tanaman itu pun bermacam-macam. Ada yang murah, ada pula yang mahal.

BACA JUGA : Terkendala Anggaran Batal Tambah Kamera Jalan

Dikatakan, dia memiliki tanaman hias yang mulai langka, yaitu pohon pulai. Pohon pulai atau pule, menurut Erik, menjadi salah satu andalannya. Bentuknya unik, besar, dan usianya diklaim sudah sangat tua. “Usianya sekitar 200 tahun,” kata Erik.

Pemilik rumah Palugada Nursery yang tinggal di Desa/Kecamatan Ajung ini menyebut, pohon pulai dibanderol dengan harga yang cukup mahal. Mencapai Rp 100 juta. Ukuran pulai tidak minimalis seperti tanaman hias yang lainnya. Namun, lingkar tanaman sekitar 6, 5 meter. Pulai dalam bahasa Madura dikenal dengan sebutan polai. “Tinggi kurang lebih 10 meter,” imbuhnya.

Erik menceritakan, pohon besar yang berada di halaman rumahnya itu merupakan tanaman termahal di antara tanaman hias lainnya. Meskipun sepintas tidak terlihat seperti tanaman hias, namun harga yang dipatok untuk tanaman pulai itu cukup fantastis.

Pria ini mengisahkan, tanaman pulai miliknya merupakan pemberian dari seorang temannya yang menjabat sebagai pak tenggi atau kepala desa di Ledokombo. Waktu itu, dirinya diberi secara cuma-cuma oleh temannya. “Dikasih cuma-cuma oleh teman. Karena saya pebisnis, saya ganti uang Rp 1 juta,” terang Erik dengan raut wajahnya yang semringah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/