alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Saat Ramadan, Pedagang Asongan di Jembatan Semanggi Membeludak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki bulan puasa, semakin hari pedagang asongan di trotoar Jembatan Semanggi kian bertambah banyak.

Beralaskan karpet sederhana, mereka duduk di tepi jalan sejak pagi, sekitar pukul 08.00. Barang yang dijual pun bervariasi. Ada yang berjualan sapu, buah-buahan khas Ramadan, hingga mainan anak.

Rata-rata pendagang di trotoar tersebut merupakan lansia yang datang dari pinggiran kota. Nawa, 68, adalah salah satunya. Kakek penjual blewah tersebut berasal dari Kecamatan Jenggawah, yang jaraknya sekitar 23 Km dari pusat kota. Dia membuka lapak dagangannya sejak pukul 08.00 hingga larut malam sekitar pukul 22.00.

Mobile_AP_Rectangle 2

Nawa mengatakan, berjualan di trotoar jembatan memiliki peluang besar untuk meraup untung. Sebab, saat bulan puasa banyak pengendara yang mampir di Taman Semanggi. Terutama saat menjelang sore atau saat ngabuburit.

“Lumayan juga di sini. Kadang yang lewat berhenti buat beli. Kadang orang yang buka di taman juga yang beli,” tuturnya.

Sebelumnya, Nawa biasanya berjualan buah pisang keliling di sekitar rumahnya. Paling jauh hanya di daerah Kecamatan Kaliwates saja.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki bulan puasa, semakin hari pedagang asongan di trotoar Jembatan Semanggi kian bertambah banyak.

Beralaskan karpet sederhana, mereka duduk di tepi jalan sejak pagi, sekitar pukul 08.00. Barang yang dijual pun bervariasi. Ada yang berjualan sapu, buah-buahan khas Ramadan, hingga mainan anak.

Rata-rata pendagang di trotoar tersebut merupakan lansia yang datang dari pinggiran kota. Nawa, 68, adalah salah satunya. Kakek penjual blewah tersebut berasal dari Kecamatan Jenggawah, yang jaraknya sekitar 23 Km dari pusat kota. Dia membuka lapak dagangannya sejak pukul 08.00 hingga larut malam sekitar pukul 22.00.

Nawa mengatakan, berjualan di trotoar jembatan memiliki peluang besar untuk meraup untung. Sebab, saat bulan puasa banyak pengendara yang mampir di Taman Semanggi. Terutama saat menjelang sore atau saat ngabuburit.

“Lumayan juga di sini. Kadang yang lewat berhenti buat beli. Kadang orang yang buka di taman juga yang beli,” tuturnya.

Sebelumnya, Nawa biasanya berjualan buah pisang keliling di sekitar rumahnya. Paling jauh hanya di daerah Kecamatan Kaliwates saja.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki bulan puasa, semakin hari pedagang asongan di trotoar Jembatan Semanggi kian bertambah banyak.

Beralaskan karpet sederhana, mereka duduk di tepi jalan sejak pagi, sekitar pukul 08.00. Barang yang dijual pun bervariasi. Ada yang berjualan sapu, buah-buahan khas Ramadan, hingga mainan anak.

Rata-rata pendagang di trotoar tersebut merupakan lansia yang datang dari pinggiran kota. Nawa, 68, adalah salah satunya. Kakek penjual blewah tersebut berasal dari Kecamatan Jenggawah, yang jaraknya sekitar 23 Km dari pusat kota. Dia membuka lapak dagangannya sejak pukul 08.00 hingga larut malam sekitar pukul 22.00.

Nawa mengatakan, berjualan di trotoar jembatan memiliki peluang besar untuk meraup untung. Sebab, saat bulan puasa banyak pengendara yang mampir di Taman Semanggi. Terutama saat menjelang sore atau saat ngabuburit.

“Lumayan juga di sini. Kadang yang lewat berhenti buat beli. Kadang orang yang buka di taman juga yang beli,” tuturnya.

Sebelumnya, Nawa biasanya berjualan buah pisang keliling di sekitar rumahnya. Paling jauh hanya di daerah Kecamatan Kaliwates saja.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/