alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Waspada Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES, Radar Jember – Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum perputaran uang rupiah meningkat. Karenanya, mobilitas belanja masyarakat tentunya akan semakin cepat. Tentunya hal ini akan menjadi kesempatan bagi pelaku pengedar uang palsu (upal) untu melancarkan aksinya. Menjelang Lebaran seperti inilah terjadi kecenderungan peningkatan peredaran upal. Oleh sebab itu, masyarakat harus waspada.

Baca Juga : Luar Biasa, Tiga Desa di Jember Raih Pengelola Keuangan Terbaik

Dalam penanganan upal, Unit Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember Budi Siswanto mengatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap berbagai temuan di masyarakat. Mulai dari laporan perbankan, laporan masyarakat, hingga temuan upal saat pengolahan uang itu sendiri. Untuk wilayah Banyuwangi dan Jember pada tahun 2021, setidaknya berhasil ditemukan 3.049 lembar upal. “Hal tersebut relatif meningkat dari tahun 2020 yang mencapai angka 1.981 lembar uang palsu,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (19/4).

- Advertisement -

KALIWATES, Radar Jember – Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum perputaran uang rupiah meningkat. Karenanya, mobilitas belanja masyarakat tentunya akan semakin cepat. Tentunya hal ini akan menjadi kesempatan bagi pelaku pengedar uang palsu (upal) untu melancarkan aksinya. Menjelang Lebaran seperti inilah terjadi kecenderungan peningkatan peredaran upal. Oleh sebab itu, masyarakat harus waspada.

Baca Juga : Luar Biasa, Tiga Desa di Jember Raih Pengelola Keuangan Terbaik

Dalam penanganan upal, Unit Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember Budi Siswanto mengatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap berbagai temuan di masyarakat. Mulai dari laporan perbankan, laporan masyarakat, hingga temuan upal saat pengolahan uang itu sendiri. Untuk wilayah Banyuwangi dan Jember pada tahun 2021, setidaknya berhasil ditemukan 3.049 lembar upal. “Hal tersebut relatif meningkat dari tahun 2020 yang mencapai angka 1.981 lembar uang palsu,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (19/4).

KALIWATES, Radar Jember – Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum perputaran uang rupiah meningkat. Karenanya, mobilitas belanja masyarakat tentunya akan semakin cepat. Tentunya hal ini akan menjadi kesempatan bagi pelaku pengedar uang palsu (upal) untu melancarkan aksinya. Menjelang Lebaran seperti inilah terjadi kecenderungan peningkatan peredaran upal. Oleh sebab itu, masyarakat harus waspada.

Baca Juga : Luar Biasa, Tiga Desa di Jember Raih Pengelola Keuangan Terbaik

Dalam penanganan upal, Unit Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember Budi Siswanto mengatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap berbagai temuan di masyarakat. Mulai dari laporan perbankan, laporan masyarakat, hingga temuan upal saat pengolahan uang itu sendiri. Untuk wilayah Banyuwangi dan Jember pada tahun 2021, setidaknya berhasil ditemukan 3.049 lembar upal. “Hal tersebut relatif meningkat dari tahun 2020 yang mencapai angka 1.981 lembar uang palsu,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (19/4).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/