alexametrics
25.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Bandara Notohadinegoro Tak Layani Penerbangan Komersial, ini Alasannya

Belum ada maskapai penerbangan yang masuk

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak merebaknya Covid-19, Bandara Notohadinegoro belum melayani penerbangan komersial. Namun, sementara ini masih membuka kegiatan carter dan latihan untuk sekolah penerbangan saja.

Baca Juga : Dua Pencuri Rel di Puger Jember Tertangkap, Satu Masih Buron

Edy Purnomo, Kepala Bandara Notohadinegoro, mengatakan, penerbangan terakhirnya pada April 2020. Alasan belum beroperasinya pesawat komersial ini karena belum ada lagi maskapai yang masuk. “Sebelumnya ada Garuda Indonesia, Citilink, dan Wings Air,” sebut Edy. Rutenya jarak dekat, Jember–Surabaya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hingga saat ini pihaknya terus berupaya mencari maskapai yang mau beroperasi di bandara Jember. Kepala bandara bersama Dinas Perhubungan berusaha meyakinkan perusahaan penerbangan dengan memberikan penawaran yang potensial. “Kami sedang melakukan pengembangan dan memberikan penawaran yang potensial mencari rute-rute alternatif,” sambungnya.

Dia menambahkan bahwa pandemi menjadi penyebab utama berhentinya penerbangan di Jember. Sebab, kebanyakan maskapai yang bertahan di beberapa bandara sekitar Jember memiliki rute jarak jauh. Kata Edy, pihak maskapai lebih mempertimbangkan hal ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak merebaknya Covid-19, Bandara Notohadinegoro belum melayani penerbangan komersial. Namun, sementara ini masih membuka kegiatan carter dan latihan untuk sekolah penerbangan saja.

Baca Juga : Dua Pencuri Rel di Puger Jember Tertangkap, Satu Masih Buron

Edy Purnomo, Kepala Bandara Notohadinegoro, mengatakan, penerbangan terakhirnya pada April 2020. Alasan belum beroperasinya pesawat komersial ini karena belum ada lagi maskapai yang masuk. “Sebelumnya ada Garuda Indonesia, Citilink, dan Wings Air,” sebut Edy. Rutenya jarak dekat, Jember–Surabaya.

Hingga saat ini pihaknya terus berupaya mencari maskapai yang mau beroperasi di bandara Jember. Kepala bandara bersama Dinas Perhubungan berusaha meyakinkan perusahaan penerbangan dengan memberikan penawaran yang potensial. “Kami sedang melakukan pengembangan dan memberikan penawaran yang potensial mencari rute-rute alternatif,” sambungnya.

Dia menambahkan bahwa pandemi menjadi penyebab utama berhentinya penerbangan di Jember. Sebab, kebanyakan maskapai yang bertahan di beberapa bandara sekitar Jember memiliki rute jarak jauh. Kata Edy, pihak maskapai lebih mempertimbangkan hal ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sejak merebaknya Covid-19, Bandara Notohadinegoro belum melayani penerbangan komersial. Namun, sementara ini masih membuka kegiatan carter dan latihan untuk sekolah penerbangan saja.

Baca Juga : Dua Pencuri Rel di Puger Jember Tertangkap, Satu Masih Buron

Edy Purnomo, Kepala Bandara Notohadinegoro, mengatakan, penerbangan terakhirnya pada April 2020. Alasan belum beroperasinya pesawat komersial ini karena belum ada lagi maskapai yang masuk. “Sebelumnya ada Garuda Indonesia, Citilink, dan Wings Air,” sebut Edy. Rutenya jarak dekat, Jember–Surabaya.

Hingga saat ini pihaknya terus berupaya mencari maskapai yang mau beroperasi di bandara Jember. Kepala bandara bersama Dinas Perhubungan berusaha meyakinkan perusahaan penerbangan dengan memberikan penawaran yang potensial. “Kami sedang melakukan pengembangan dan memberikan penawaran yang potensial mencari rute-rute alternatif,” sambungnya.

Dia menambahkan bahwa pandemi menjadi penyebab utama berhentinya penerbangan di Jember. Sebab, kebanyakan maskapai yang bertahan di beberapa bandara sekitar Jember memiliki rute jarak jauh. Kata Edy, pihak maskapai lebih mempertimbangkan hal ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/