alexametrics
27.9 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Bidik Sektor Pertanian Lebih Menjanjikan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Potensi sektor pertanian di Kabupaten Jember cukup melimpah. Di beberapa desa, hasil panennya mencapai hingga ribuan ton per musim. Potensi itu dirasa perlu didorong untuk meningkatkan daya produksi dan mensejahterakan petani.

Salah satu potensi itu terhampar di sejumlah areal persawahan di Kecamatan Wuluhan yang dalam pekan-pekan ini, petani di sana akan segera panen raya. “Kecamatan Wuluhan ini luar biasa, bagian dari lumbung padi kita sekaligus penyanggah lumbung padi nasional,” kata Bupati Jember Hendy Siswanto.

Didampingi Wakil Bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman, Sekda Jember, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Jember, Bupati Hendy melihat langsung potret tradisi petik padi yang dilakukan petani di Kecamatan Wuluhan, siang kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tradisi seperti itu rutin dilakukan ketika menjelang panen raya sebagai bentuk rasa syukur. “Petik padi ini bagian rasa syukur masyarakat Wuluhan kepada Allah SWT. Jadi rasa syukurnya dikedepankan, bukan panennya. Ini tradisi yang luar biasa dan harus dipertahankan sampai kapanpun juga,” kata Hendy.

Sebagaimana diketahui, dari tujuh desa yang ada di Kecamatan Wuluhan, ada cukup banyak areal persawahan yang membentang luas di kecamatan ini. Dalam satu hektare lahan padi di sana, bisa menghasilkan antara 8 sampai 10 ton hasil panen per musimnya. Hendy menilai, hal itu menjadi potensi yang sangat menguntungkan bagi petani.

Namun demikian, Hendy mengaku potensi tersebut juga perlu ada langkah berkelanjutan dalam bentuk produksi hasil pertanian. Salah satunya melalui pengemasan (packaging dan labeling) agar bisa dipasarkan. “Kami sangat mendukung adanya langkah atau kegiatan seperti ini, sehingga bisa menghasilkan nilai tambah lagi,” kata bupati berusia 59 tahun ini.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Potensi sektor pertanian di Kabupaten Jember cukup melimpah. Di beberapa desa, hasil panennya mencapai hingga ribuan ton per musim. Potensi itu dirasa perlu didorong untuk meningkatkan daya produksi dan mensejahterakan petani.

Salah satu potensi itu terhampar di sejumlah areal persawahan di Kecamatan Wuluhan yang dalam pekan-pekan ini, petani di sana akan segera panen raya. “Kecamatan Wuluhan ini luar biasa, bagian dari lumbung padi kita sekaligus penyanggah lumbung padi nasional,” kata Bupati Jember Hendy Siswanto.

Didampingi Wakil Bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman, Sekda Jember, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Jember, Bupati Hendy melihat langsung potret tradisi petik padi yang dilakukan petani di Kecamatan Wuluhan, siang kemarin.

Tradisi seperti itu rutin dilakukan ketika menjelang panen raya sebagai bentuk rasa syukur. “Petik padi ini bagian rasa syukur masyarakat Wuluhan kepada Allah SWT. Jadi rasa syukurnya dikedepankan, bukan panennya. Ini tradisi yang luar biasa dan harus dipertahankan sampai kapanpun juga,” kata Hendy.

Sebagaimana diketahui, dari tujuh desa yang ada di Kecamatan Wuluhan, ada cukup banyak areal persawahan yang membentang luas di kecamatan ini. Dalam satu hektare lahan padi di sana, bisa menghasilkan antara 8 sampai 10 ton hasil panen per musimnya. Hendy menilai, hal itu menjadi potensi yang sangat menguntungkan bagi petani.

Namun demikian, Hendy mengaku potensi tersebut juga perlu ada langkah berkelanjutan dalam bentuk produksi hasil pertanian. Salah satunya melalui pengemasan (packaging dan labeling) agar bisa dipasarkan. “Kami sangat mendukung adanya langkah atau kegiatan seperti ini, sehingga bisa menghasilkan nilai tambah lagi,” kata bupati berusia 59 tahun ini.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Potensi sektor pertanian di Kabupaten Jember cukup melimpah. Di beberapa desa, hasil panennya mencapai hingga ribuan ton per musim. Potensi itu dirasa perlu didorong untuk meningkatkan daya produksi dan mensejahterakan petani.

Salah satu potensi itu terhampar di sejumlah areal persawahan di Kecamatan Wuluhan yang dalam pekan-pekan ini, petani di sana akan segera panen raya. “Kecamatan Wuluhan ini luar biasa, bagian dari lumbung padi kita sekaligus penyanggah lumbung padi nasional,” kata Bupati Jember Hendy Siswanto.

Didampingi Wakil Bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman, Sekda Jember, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Jember, Bupati Hendy melihat langsung potret tradisi petik padi yang dilakukan petani di Kecamatan Wuluhan, siang kemarin.

Tradisi seperti itu rutin dilakukan ketika menjelang panen raya sebagai bentuk rasa syukur. “Petik padi ini bagian rasa syukur masyarakat Wuluhan kepada Allah SWT. Jadi rasa syukurnya dikedepankan, bukan panennya. Ini tradisi yang luar biasa dan harus dipertahankan sampai kapanpun juga,” kata Hendy.

Sebagaimana diketahui, dari tujuh desa yang ada di Kecamatan Wuluhan, ada cukup banyak areal persawahan yang membentang luas di kecamatan ini. Dalam satu hektare lahan padi di sana, bisa menghasilkan antara 8 sampai 10 ton hasil panen per musimnya. Hendy menilai, hal itu menjadi potensi yang sangat menguntungkan bagi petani.

Namun demikian, Hendy mengaku potensi tersebut juga perlu ada langkah berkelanjutan dalam bentuk produksi hasil pertanian. Salah satunya melalui pengemasan (packaging dan labeling) agar bisa dipasarkan. “Kami sangat mendukung adanya langkah atau kegiatan seperti ini, sehingga bisa menghasilkan nilai tambah lagi,” kata bupati berusia 59 tahun ini.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/