alexametrics
23.3 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Panen Semangka Melempem

Efek Lahan Tergenang Hujan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki masa panen pekan-pekan ini, para petani semangka kembali dihadapkan dengan masalah baru. Jika dulu saat masa awal tanam mereka dihadapkan dengan kesulitan mencari pupuk, kini mereka justru dipusingkan karena cuaca yang kerap kurang bersahabat.

Sejumlah petani semangka mengakui, hujan dengan intensitas tinggi beberapa pekan kemarin membuat sejumlah lahan pertanian semangka tergenang air. “Air memang dibutuhkan, tapi kalau terjadi terus-terusan tiap hari digenangi air hujan, itu yang kurang bagus,” kata Muhklis, petani semangka asal Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, yang memiliki lahan semangka di Kecamatan Ambulu.

Pihaknya menilai, salah satu dampak dari seringnya terkena genangan air hujan yakni berpengaruh pada hasil produksi. Mulai dari memengaruhi rasa, ukuran, bahkan bobot semangka. “Kalau harga tidak terlalu berpengaruh. Pengaruh besarnya pada kualitas semangka yang semakin menurun,” jelas Mohammad Solehudin, petani semangka asal Dusun Panggul Mlati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki masa panen pekan-pekan ini, para petani semangka kembali dihadapkan dengan masalah baru. Jika dulu saat masa awal tanam mereka dihadapkan dengan kesulitan mencari pupuk, kini mereka justru dipusingkan karena cuaca yang kerap kurang bersahabat.

Sejumlah petani semangka mengakui, hujan dengan intensitas tinggi beberapa pekan kemarin membuat sejumlah lahan pertanian semangka tergenang air. “Air memang dibutuhkan, tapi kalau terjadi terus-terusan tiap hari digenangi air hujan, itu yang kurang bagus,” kata Muhklis, petani semangka asal Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, yang memiliki lahan semangka di Kecamatan Ambulu.

Pihaknya menilai, salah satu dampak dari seringnya terkena genangan air hujan yakni berpengaruh pada hasil produksi. Mulai dari memengaruhi rasa, ukuran, bahkan bobot semangka. “Kalau harga tidak terlalu berpengaruh. Pengaruh besarnya pada kualitas semangka yang semakin menurun,” jelas Mohammad Solehudin, petani semangka asal Dusun Panggul Mlati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memasuki masa panen pekan-pekan ini, para petani semangka kembali dihadapkan dengan masalah baru. Jika dulu saat masa awal tanam mereka dihadapkan dengan kesulitan mencari pupuk, kini mereka justru dipusingkan karena cuaca yang kerap kurang bersahabat.

Sejumlah petani semangka mengakui, hujan dengan intensitas tinggi beberapa pekan kemarin membuat sejumlah lahan pertanian semangka tergenang air. “Air memang dibutuhkan, tapi kalau terjadi terus-terusan tiap hari digenangi air hujan, itu yang kurang bagus,” kata Muhklis, petani semangka asal Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, yang memiliki lahan semangka di Kecamatan Ambulu.

Pihaknya menilai, salah satu dampak dari seringnya terkena genangan air hujan yakni berpengaruh pada hasil produksi. Mulai dari memengaruhi rasa, ukuran, bahkan bobot semangka. “Kalau harga tidak terlalu berpengaruh. Pengaruh besarnya pada kualitas semangka yang semakin menurun,” jelas Mohammad Solehudin, petani semangka asal Dusun Panggul Mlati, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/