alexametrics
23.7 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Amankan Bapokting

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Ketersediaan bahan pokok pascakenaikan harga BBM di pasaran mengalami kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Polres Jember bersama Dandim 0824 Jember serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tanjung, belum lama ini.

BACA JUGA : Jangan Sepelekan Serangan Asma, Bisa Beresiko Kematian

Sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan bahan pokok penting (bapokting) pascakenaikan harga BBM bersubsidi. Sebab, beberapa hari terakhir, beberapa bapokting mengalami kenaikan serta kelangkaan di pasaran. Meskipun masih dalam kategori wajar. Namun, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi kelangkaan barang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, beberapa komoditas bapokting yang ada di Pasar Tanjung harus diantisipasi ketersediaannya. “Dalam sidak ini, kami menanyakan langsung kepada pedagang. Dan hasilnya, stok bapokting di pasar masih cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, ketersediaan barang di tingkat agen masih banyak. Bahkan, sejauh ini stok bahan pokok, khususnya di pasar induk, masih mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. “Tidak ada kelangkaan bahan pokok di pasaran. Semunya masih dalam kondisi stabil,” imbuhnya.

Berkaitan dengan itu, hasil pemantauan ketersediaan bapokting di pasaran, tidak terpengaruh oleh kenaikan harga BBM saat ini. “Dari hasil sidak ini, tidak ada dampak serius dari kenaikan harga BBM terhadap ketersediaan sembako yang ada pasaran,” terangnya.

Hery menegaskan, saat ditemukan tindakan yang merugikan pedagang dan masyarakat, seperti penimbunan bapokting dan aksi merugikan lainnya, akan ditindak tegas oleh pihak kepolisian. “Setiap penimbunan yang melanggar hukum pasti akan diproses segera,” pungkasnya. (mun/c2/dwi)

 

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Ketersediaan bahan pokok pascakenaikan harga BBM di pasaran mengalami kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Polres Jember bersama Dandim 0824 Jember serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tanjung, belum lama ini.

BACA JUGA : Jangan Sepelekan Serangan Asma, Bisa Beresiko Kematian

Sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan bahan pokok penting (bapokting) pascakenaikan harga BBM bersubsidi. Sebab, beberapa hari terakhir, beberapa bapokting mengalami kenaikan serta kelangkaan di pasaran. Meskipun masih dalam kategori wajar. Namun, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi kelangkaan barang.

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, beberapa komoditas bapokting yang ada di Pasar Tanjung harus diantisipasi ketersediaannya. “Dalam sidak ini, kami menanyakan langsung kepada pedagang. Dan hasilnya, stok bapokting di pasar masih cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, ketersediaan barang di tingkat agen masih banyak. Bahkan, sejauh ini stok bahan pokok, khususnya di pasar induk, masih mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. “Tidak ada kelangkaan bahan pokok di pasaran. Semunya masih dalam kondisi stabil,” imbuhnya.

Berkaitan dengan itu, hasil pemantauan ketersediaan bapokting di pasaran, tidak terpengaruh oleh kenaikan harga BBM saat ini. “Dari hasil sidak ini, tidak ada dampak serius dari kenaikan harga BBM terhadap ketersediaan sembako yang ada pasaran,” terangnya.

Hery menegaskan, saat ditemukan tindakan yang merugikan pedagang dan masyarakat, seperti penimbunan bapokting dan aksi merugikan lainnya, akan ditindak tegas oleh pihak kepolisian. “Setiap penimbunan yang melanggar hukum pasti akan diproses segera,” pungkasnya. (mun/c2/dwi)

 

KEPATIHAN, Radar Jember – Ketersediaan bahan pokok pascakenaikan harga BBM di pasaran mengalami kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Polres Jember bersama Dandim 0824 Jember serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tanjung, belum lama ini.

BACA JUGA : Jangan Sepelekan Serangan Asma, Bisa Beresiko Kematian

Sidak ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan bahan pokok penting (bapokting) pascakenaikan harga BBM bersubsidi. Sebab, beberapa hari terakhir, beberapa bapokting mengalami kenaikan serta kelangkaan di pasaran. Meskipun masih dalam kategori wajar. Namun, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi kelangkaan barang.

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo mengatakan, beberapa komoditas bapokting yang ada di Pasar Tanjung harus diantisipasi ketersediaannya. “Dalam sidak ini, kami menanyakan langsung kepada pedagang. Dan hasilnya, stok bapokting di pasar masih cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, ketersediaan barang di tingkat agen masih banyak. Bahkan, sejauh ini stok bahan pokok, khususnya di pasar induk, masih mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. “Tidak ada kelangkaan bahan pokok di pasaran. Semunya masih dalam kondisi stabil,” imbuhnya.

Berkaitan dengan itu, hasil pemantauan ketersediaan bapokting di pasaran, tidak terpengaruh oleh kenaikan harga BBM saat ini. “Dari hasil sidak ini, tidak ada dampak serius dari kenaikan harga BBM terhadap ketersediaan sembako yang ada pasaran,” terangnya.

Hery menegaskan, saat ditemukan tindakan yang merugikan pedagang dan masyarakat, seperti penimbunan bapokting dan aksi merugikan lainnya, akan ditindak tegas oleh pihak kepolisian. “Setiap penimbunan yang melanggar hukum pasti akan diproses segera,” pungkasnya. (mun/c2/dwi)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/