alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Budi Daya Lele Bisa Jadi Pilihan

Mobile_AP_Rectangle 1

KARANGHARJO, Radar Jember – Peluang pasar lele di Jember masih tergolong cukup besar. Ini didasari oleh kebutuhan dan minat masyarakat per harinya. Bahkan, cenderung masih kurang.

Jenis lele yang sering diperjualbelikan di pasar tidaklah seragam. Tengkulak biasanya mengambil pasokannya dari beberapa pembudi daya. Sementara, pembudi daya kerap menggunakan bibit campuran dari beberapa indukan. Seperti jenis masamo dan sangkuriang.

Dapat diartikan bahwa lele sangat potensial untuk menjadi bisnis menjanjikan. Namun, ada banyak hal yang perlu dipahami mengenai teknik khusus budi daya lele agar hasilnya lebih maksimal dan produksinya tinggi. Mulai dari jumlah sebarannya sampai pemilihan pakan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Irsyad Aulia, salah satu pembudi daya lele di Desa Karangharjo, Silo, mengungkapkan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perlu mengetahui sebaran atau bibit lele yang akan dibudidayakan. “Minimal di atas 5 ribu bibit per sekali tabur,” katanya.

- Advertisement -

KARANGHARJO, Radar Jember – Peluang pasar lele di Jember masih tergolong cukup besar. Ini didasari oleh kebutuhan dan minat masyarakat per harinya. Bahkan, cenderung masih kurang.

Jenis lele yang sering diperjualbelikan di pasar tidaklah seragam. Tengkulak biasanya mengambil pasokannya dari beberapa pembudi daya. Sementara, pembudi daya kerap menggunakan bibit campuran dari beberapa indukan. Seperti jenis masamo dan sangkuriang.

Dapat diartikan bahwa lele sangat potensial untuk menjadi bisnis menjanjikan. Namun, ada banyak hal yang perlu dipahami mengenai teknik khusus budi daya lele agar hasilnya lebih maksimal dan produksinya tinggi. Mulai dari jumlah sebarannya sampai pemilihan pakan.

Irsyad Aulia, salah satu pembudi daya lele di Desa Karangharjo, Silo, mengungkapkan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perlu mengetahui sebaran atau bibit lele yang akan dibudidayakan. “Minimal di atas 5 ribu bibit per sekali tabur,” katanya.

KARANGHARJO, Radar Jember – Peluang pasar lele di Jember masih tergolong cukup besar. Ini didasari oleh kebutuhan dan minat masyarakat per harinya. Bahkan, cenderung masih kurang.

Jenis lele yang sering diperjualbelikan di pasar tidaklah seragam. Tengkulak biasanya mengambil pasokannya dari beberapa pembudi daya. Sementara, pembudi daya kerap menggunakan bibit campuran dari beberapa indukan. Seperti jenis masamo dan sangkuriang.

Dapat diartikan bahwa lele sangat potensial untuk menjadi bisnis menjanjikan. Namun, ada banyak hal yang perlu dipahami mengenai teknik khusus budi daya lele agar hasilnya lebih maksimal dan produksinya tinggi. Mulai dari jumlah sebarannya sampai pemilihan pakan.

Irsyad Aulia, salah satu pembudi daya lele di Desa Karangharjo, Silo, mengungkapkan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perlu mengetahui sebaran atau bibit lele yang akan dibudidayakan. “Minimal di atas 5 ribu bibit per sekali tabur,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/