alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Puluhan Ribu Warga Jember Menganggur

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jumlah pengangguran di Jember cukup tinggi. Hingga kini, ada sebanyak 57 ribu yang belum diberdayakan. Hal tersebut disampaikan oleh bupati Jember Hendy Siswanto saat kunjungan dan diskusi bersama Komisi E DPRD Jawa Timur, Selasa (18/5).

Menanggapi hal tersebut, rencana program yang akan disusun Pemkab Jember ialah dengan memberi pelatihan terhadap masyarakat. Terutama pelatihan untuk calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sebab menurutnya, selain mengurangi angka pengangguran, pengiriman PMI juga menjadi penyelamat ekonomi kabupaten.

“Pekerja migran adalah pahlawan devisa kita. Karena kalau mereka pulang, pasar menjadi ramai dan membantu meningkatkan ekonomi kita,” ungkapnya di Pendapa Wahyawibawagraha.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hendy juga berencana untuk memfasilitasi masyarakat dengan pelatihan berbagai skill dan bahasa. Menurutnya, fasilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) selama ini kurang optimal.

“Karena angka pengangguran di Jember tinggi, dan kemiskinan nomor dua di Jawa Timur. Ini menjadi pertimbangan bagi kami,” jelasnya kepada para anggota Komisi E DPRD Jatim.

Di sisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, meski keberadaan PMI berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi kota, namun sebaiknya masyarakat jangan hanya diarahkan menjadi PMI.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jumlah pengangguran di Jember cukup tinggi. Hingga kini, ada sebanyak 57 ribu yang belum diberdayakan. Hal tersebut disampaikan oleh bupati Jember Hendy Siswanto saat kunjungan dan diskusi bersama Komisi E DPRD Jawa Timur, Selasa (18/5).

Menanggapi hal tersebut, rencana program yang akan disusun Pemkab Jember ialah dengan memberi pelatihan terhadap masyarakat. Terutama pelatihan untuk calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sebab menurutnya, selain mengurangi angka pengangguran, pengiriman PMI juga menjadi penyelamat ekonomi kabupaten.

“Pekerja migran adalah pahlawan devisa kita. Karena kalau mereka pulang, pasar menjadi ramai dan membantu meningkatkan ekonomi kita,” ungkapnya di Pendapa Wahyawibawagraha.

Hendy juga berencana untuk memfasilitasi masyarakat dengan pelatihan berbagai skill dan bahasa. Menurutnya, fasilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) selama ini kurang optimal.

“Karena angka pengangguran di Jember tinggi, dan kemiskinan nomor dua di Jawa Timur. Ini menjadi pertimbangan bagi kami,” jelasnya kepada para anggota Komisi E DPRD Jatim.

Di sisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, meski keberadaan PMI berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi kota, namun sebaiknya masyarakat jangan hanya diarahkan menjadi PMI.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jumlah pengangguran di Jember cukup tinggi. Hingga kini, ada sebanyak 57 ribu yang belum diberdayakan. Hal tersebut disampaikan oleh bupati Jember Hendy Siswanto saat kunjungan dan diskusi bersama Komisi E DPRD Jawa Timur, Selasa (18/5).

Menanggapi hal tersebut, rencana program yang akan disusun Pemkab Jember ialah dengan memberi pelatihan terhadap masyarakat. Terutama pelatihan untuk calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sebab menurutnya, selain mengurangi angka pengangguran, pengiriman PMI juga menjadi penyelamat ekonomi kabupaten.

“Pekerja migran adalah pahlawan devisa kita. Karena kalau mereka pulang, pasar menjadi ramai dan membantu meningkatkan ekonomi kita,” ungkapnya di Pendapa Wahyawibawagraha.

Hendy juga berencana untuk memfasilitasi masyarakat dengan pelatihan berbagai skill dan bahasa. Menurutnya, fasilitas di Balai Latihan Kerja (BLK) selama ini kurang optimal.

“Karena angka pengangguran di Jember tinggi, dan kemiskinan nomor dua di Jawa Timur. Ini menjadi pertimbangan bagi kami,” jelasnya kepada para anggota Komisi E DPRD Jatim.

Di sisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, meski keberadaan PMI berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi kota, namun sebaiknya masyarakat jangan hanya diarahkan menjadi PMI.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/