alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Melihat Gerakan Socialpreneur Kalangan Muda di Jember

Mulai Jadi Relawan Pendidikan hingga Membantu Pasarkan Produk UMKM

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Imaji adalah kependekan dari Imajinasi. Sebuah kata yang penuh makna. Ada harapan sekaligus mimpi di sana. Dan inilah yang dirawat oleh sekumpulan anak-anak muda yang menggawanginya. Dengan nama itu, mereka ingin memberikan manfaat lebih pada masyarakat.

Mulanya, gerakan yang dibangun masih terbatas pada kerelawanan. Baik bidang pendidikan maupun sosial. Gerakan ini diinisiasi oleh Muhammad Mustaanul Husni pada 2014 lalu. “Kami memiliki kepercayaan bahwa sesuatu yang diyakini bisa menjadi kenyataan. Jadi, aktivitas pemberdayaan bisa menjadi pekerjaan ketika kita menjalaninya secara profesional,” kata Mustaanul.

Saat awal berdiri, pemuda yang tergabung di Imaji hanya belasan orang, hingga akhirnya terus berkembang. Setelah lulus kuliah, Mustaanul memutuskan bekerja di beberapa agensi. Namun, meski bekerja di perusahaan, ia selalu ditempatkan pada program-program yang sifatnya pendampingan. Dari sanalah ia makin yakin untuk menjadikan Imaji tidak hanya sebagai komunitas. Namun, sebuah badan usaha yang bergerak di bidang pemasaran produk.

Mobile_AP_Rectangle 2

Imaji pun berkembang dengan gencar dengan turut mempromosikan produk UMKM yang masih relatif kecil. Selain itu, mereka juga memberikan inovasi dari hasil produk-produk mitra kerjanya. Salah satu contohnya adalah melakukan sinergi dengan produk kopi yang diproduksi oleh sebuah pesantren. Imaji juga membantu memasarkannya dengan mengemas produk menjadi sebuah minuman yang siap untuk diminum. Bukan lagi berbentuk barang mentah.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Imaji adalah kependekan dari Imajinasi. Sebuah kata yang penuh makna. Ada harapan sekaligus mimpi di sana. Dan inilah yang dirawat oleh sekumpulan anak-anak muda yang menggawanginya. Dengan nama itu, mereka ingin memberikan manfaat lebih pada masyarakat.

Mulanya, gerakan yang dibangun masih terbatas pada kerelawanan. Baik bidang pendidikan maupun sosial. Gerakan ini diinisiasi oleh Muhammad Mustaanul Husni pada 2014 lalu. “Kami memiliki kepercayaan bahwa sesuatu yang diyakini bisa menjadi kenyataan. Jadi, aktivitas pemberdayaan bisa menjadi pekerjaan ketika kita menjalaninya secara profesional,” kata Mustaanul.

Saat awal berdiri, pemuda yang tergabung di Imaji hanya belasan orang, hingga akhirnya terus berkembang. Setelah lulus kuliah, Mustaanul memutuskan bekerja di beberapa agensi. Namun, meski bekerja di perusahaan, ia selalu ditempatkan pada program-program yang sifatnya pendampingan. Dari sanalah ia makin yakin untuk menjadikan Imaji tidak hanya sebagai komunitas. Namun, sebuah badan usaha yang bergerak di bidang pemasaran produk.

Imaji pun berkembang dengan gencar dengan turut mempromosikan produk UMKM yang masih relatif kecil. Selain itu, mereka juga memberikan inovasi dari hasil produk-produk mitra kerjanya. Salah satu contohnya adalah melakukan sinergi dengan produk kopi yang diproduksi oleh sebuah pesantren. Imaji juga membantu memasarkannya dengan mengemas produk menjadi sebuah minuman yang siap untuk diminum. Bukan lagi berbentuk barang mentah.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Imaji adalah kependekan dari Imajinasi. Sebuah kata yang penuh makna. Ada harapan sekaligus mimpi di sana. Dan inilah yang dirawat oleh sekumpulan anak-anak muda yang menggawanginya. Dengan nama itu, mereka ingin memberikan manfaat lebih pada masyarakat.

Mulanya, gerakan yang dibangun masih terbatas pada kerelawanan. Baik bidang pendidikan maupun sosial. Gerakan ini diinisiasi oleh Muhammad Mustaanul Husni pada 2014 lalu. “Kami memiliki kepercayaan bahwa sesuatu yang diyakini bisa menjadi kenyataan. Jadi, aktivitas pemberdayaan bisa menjadi pekerjaan ketika kita menjalaninya secara profesional,” kata Mustaanul.

Saat awal berdiri, pemuda yang tergabung di Imaji hanya belasan orang, hingga akhirnya terus berkembang. Setelah lulus kuliah, Mustaanul memutuskan bekerja di beberapa agensi. Namun, meski bekerja di perusahaan, ia selalu ditempatkan pada program-program yang sifatnya pendampingan. Dari sanalah ia makin yakin untuk menjadikan Imaji tidak hanya sebagai komunitas. Namun, sebuah badan usaha yang bergerak di bidang pemasaran produk.

Imaji pun berkembang dengan gencar dengan turut mempromosikan produk UMKM yang masih relatif kecil. Selain itu, mereka juga memberikan inovasi dari hasil produk-produk mitra kerjanya. Salah satu contohnya adalah melakukan sinergi dengan produk kopi yang diproduksi oleh sebuah pesantren. Imaji juga membantu memasarkannya dengan mengemas produk menjadi sebuah minuman yang siap untuk diminum. Bukan lagi berbentuk barang mentah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/