alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Diperlukan Data Base UKM

Jumlah UKM di Jember tertinggi se Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember tidak hanya menjadi kabupaten yang punya potensi besar dalam bidang pertanian. Lebih dari itu Jember juga memiliki jumlah Usaha Kecil Mikro (UKM) terbesar se Jatim. Potensi besar UKM inilah akan jadi kekuatan ekonomi,  sekaligus bagaimana pelaku UKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) diberikan perlindungan jaminan ketenagakerjaan.

Rendra Wirawan selaku ketua UKM IKM Nusantara Jember dalam sosialisasi perlindungan ketenagakerjaan oleh UKM IKM di Hotel Aston, Jumat kemarin (16/4) mengatakan,  berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim 2018 lalu, ternyata jumlah UKM di Kab jember mencapai 647.416 dan jumlah itu adalah terbesar se Jatim.

Besarnya jumlah UKM di jember tersebut, kata Rendra, UKM Jember perlu pengembangan yang besar pula, sehingga lebih berdaya dan berdaya saing. “Jumlah UKM yang besar itu adalah kekuatan ekonomi juga di Jember,” paparnya. Sehingga, para era digital seperti ini, diperlukan data base UKM yang solid dan terukur. “Jadi saya berharap Pemkab juga bantu tentang data base UKM secara digital,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sehingga di era teknologi informasi sekarang diperlukan aplikasi khusus UKM yang bisa dikolaborasikan dengan semua pihak. Agar pembinaan UKM akan lebih terukur dan terarah dan UKM mampu mengurangi kemiskinan dan pengangguran Jember.

Sementara itu kaitannya dengan perlindungan tenaga kerja UKM Jember, karena juga instruksi undang-undang dan perintah Negara, semua tenaga kerja itu perlu dilindungi. “Harapan kami, ingin ada perlindungan tenaga kerja bagi UKM,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember tidak hanya menjadi kabupaten yang punya potensi besar dalam bidang pertanian. Lebih dari itu Jember juga memiliki jumlah Usaha Kecil Mikro (UKM) terbesar se Jatim. Potensi besar UKM inilah akan jadi kekuatan ekonomi,  sekaligus bagaimana pelaku UKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) diberikan perlindungan jaminan ketenagakerjaan.

Rendra Wirawan selaku ketua UKM IKM Nusantara Jember dalam sosialisasi perlindungan ketenagakerjaan oleh UKM IKM di Hotel Aston, Jumat kemarin (16/4) mengatakan,  berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim 2018 lalu, ternyata jumlah UKM di Kab jember mencapai 647.416 dan jumlah itu adalah terbesar se Jatim.

Besarnya jumlah UKM di jember tersebut, kata Rendra, UKM Jember perlu pengembangan yang besar pula, sehingga lebih berdaya dan berdaya saing. “Jumlah UKM yang besar itu adalah kekuatan ekonomi juga di Jember,” paparnya. Sehingga, para era digital seperti ini, diperlukan data base UKM yang solid dan terukur. “Jadi saya berharap Pemkab juga bantu tentang data base UKM secara digital,” ucapnya.

Sehingga di era teknologi informasi sekarang diperlukan aplikasi khusus UKM yang bisa dikolaborasikan dengan semua pihak. Agar pembinaan UKM akan lebih terukur dan terarah dan UKM mampu mengurangi kemiskinan dan pengangguran Jember.

Sementara itu kaitannya dengan perlindungan tenaga kerja UKM Jember, karena juga instruksi undang-undang dan perintah Negara, semua tenaga kerja itu perlu dilindungi. “Harapan kami, ingin ada perlindungan tenaga kerja bagi UKM,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Jember tidak hanya menjadi kabupaten yang punya potensi besar dalam bidang pertanian. Lebih dari itu Jember juga memiliki jumlah Usaha Kecil Mikro (UKM) terbesar se Jatim. Potensi besar UKM inilah akan jadi kekuatan ekonomi,  sekaligus bagaimana pelaku UKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) diberikan perlindungan jaminan ketenagakerjaan.

Rendra Wirawan selaku ketua UKM IKM Nusantara Jember dalam sosialisasi perlindungan ketenagakerjaan oleh UKM IKM di Hotel Aston, Jumat kemarin (16/4) mengatakan,  berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim 2018 lalu, ternyata jumlah UKM di Kab jember mencapai 647.416 dan jumlah itu adalah terbesar se Jatim.

Besarnya jumlah UKM di jember tersebut, kata Rendra, UKM Jember perlu pengembangan yang besar pula, sehingga lebih berdaya dan berdaya saing. “Jumlah UKM yang besar itu adalah kekuatan ekonomi juga di Jember,” paparnya. Sehingga, para era digital seperti ini, diperlukan data base UKM yang solid dan terukur. “Jadi saya berharap Pemkab juga bantu tentang data base UKM secara digital,” ucapnya.

Sehingga di era teknologi informasi sekarang diperlukan aplikasi khusus UKM yang bisa dikolaborasikan dengan semua pihak. Agar pembinaan UKM akan lebih terukur dan terarah dan UKM mampu mengurangi kemiskinan dan pengangguran Jember.

Sementara itu kaitannya dengan perlindungan tenaga kerja UKM Jember, karena juga instruksi undang-undang dan perintah Negara, semua tenaga kerja itu perlu dilindungi. “Harapan kami, ingin ada perlindungan tenaga kerja bagi UKM,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/