alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Kini, Santri Nuris Lebih Gampang Kirim dan Terima Paket

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Santri Pondok Pesanteren (Ponpes) Nurul Islam (Nuris), kini tidak susah lagi mengirim atau menerima paket, serta menerima kiriman uang dari orang tuanya. Sebab, ponpes yang berada di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, tersebut telah ada perwakilan Pos Indonesia di sana. Bahkan, Ponpes Nuris juga menjadi pilot project kehadiran PT Pos Indonesia di dalam ponpes.

Perwakilan Pengasuh Ponpes Nuris Abdurahman menyatakan, ponpes menyambut baik peluang ini. Kehadiran Pos Indonesia yang menyediakan jasa kurir bisa membantu santrinya yang berasal dari luar negeri untuk mengirim dan menerima barang. Sebab, kata dia, santri di Nuris banyak yang berasal dari luar negeri. “Sekitar 10 persen ada dari Malaysia, Singapura, dan Thailand. Dengan adanya Pos Indonesia, mereka kalau butuh kirim sesuatu dengan keluarga bisa melalui agen pos,” katanya.

Selain itu, juga bisa membantu para santrinya yang sedang belajar ilmu wirausaha. Para santri nantinya bisa mendapatkan ilmu seputar sistem pengiriman barang melalui agen pos. “Kami juga memiliki himpunan pengusaha milenial pondok pesantren Indonesia. Sistem ini kami sangat apresiasi dan dikawal agar terus berkembang,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Direktur Utama PT Pos Indonesia (persero) Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, ada potensi untuk melayani masyarakat, khususnya jasa kurir dan jasa keuangan, termasuk untuk kalangan santri di Ponpes. Sehingga, adanya Pos Indonesia di Ponpes Nuris termasuk gerakan seribu agen pos di ponpes.

Menurutnya, masih banyak masyarakat di perdesaan yang belum terjangkau oleh jasa keuangan, baik melalui lembaga keuangan maupun nonlembaga keuangan. “Masih banyak penduduk Indonesia yang belum punya rekening di bank. Biasanya malah disimpan di bawah bantal,” ucapnya yang saat itu hadir langsung ke Ponpes Nuris.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Santri Pondok Pesanteren (Ponpes) Nurul Islam (Nuris), kini tidak susah lagi mengirim atau menerima paket, serta menerima kiriman uang dari orang tuanya. Sebab, ponpes yang berada di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, tersebut telah ada perwakilan Pos Indonesia di sana. Bahkan, Ponpes Nuris juga menjadi pilot project kehadiran PT Pos Indonesia di dalam ponpes.

Perwakilan Pengasuh Ponpes Nuris Abdurahman menyatakan, ponpes menyambut baik peluang ini. Kehadiran Pos Indonesia yang menyediakan jasa kurir bisa membantu santrinya yang berasal dari luar negeri untuk mengirim dan menerima barang. Sebab, kata dia, santri di Nuris banyak yang berasal dari luar negeri. “Sekitar 10 persen ada dari Malaysia, Singapura, dan Thailand. Dengan adanya Pos Indonesia, mereka kalau butuh kirim sesuatu dengan keluarga bisa melalui agen pos,” katanya.

Selain itu, juga bisa membantu para santrinya yang sedang belajar ilmu wirausaha. Para santri nantinya bisa mendapatkan ilmu seputar sistem pengiriman barang melalui agen pos. “Kami juga memiliki himpunan pengusaha milenial pondok pesantren Indonesia. Sistem ini kami sangat apresiasi dan dikawal agar terus berkembang,” katanya.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (persero) Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, ada potensi untuk melayani masyarakat, khususnya jasa kurir dan jasa keuangan, termasuk untuk kalangan santri di Ponpes. Sehingga, adanya Pos Indonesia di Ponpes Nuris termasuk gerakan seribu agen pos di ponpes.

Menurutnya, masih banyak masyarakat di perdesaan yang belum terjangkau oleh jasa keuangan, baik melalui lembaga keuangan maupun nonlembaga keuangan. “Masih banyak penduduk Indonesia yang belum punya rekening di bank. Biasanya malah disimpan di bawah bantal,” ucapnya yang saat itu hadir langsung ke Ponpes Nuris.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Santri Pondok Pesanteren (Ponpes) Nurul Islam (Nuris), kini tidak susah lagi mengirim atau menerima paket, serta menerima kiriman uang dari orang tuanya. Sebab, ponpes yang berada di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, tersebut telah ada perwakilan Pos Indonesia di sana. Bahkan, Ponpes Nuris juga menjadi pilot project kehadiran PT Pos Indonesia di dalam ponpes.

Perwakilan Pengasuh Ponpes Nuris Abdurahman menyatakan, ponpes menyambut baik peluang ini. Kehadiran Pos Indonesia yang menyediakan jasa kurir bisa membantu santrinya yang berasal dari luar negeri untuk mengirim dan menerima barang. Sebab, kata dia, santri di Nuris banyak yang berasal dari luar negeri. “Sekitar 10 persen ada dari Malaysia, Singapura, dan Thailand. Dengan adanya Pos Indonesia, mereka kalau butuh kirim sesuatu dengan keluarga bisa melalui agen pos,” katanya.

Selain itu, juga bisa membantu para santrinya yang sedang belajar ilmu wirausaha. Para santri nantinya bisa mendapatkan ilmu seputar sistem pengiriman barang melalui agen pos. “Kami juga memiliki himpunan pengusaha milenial pondok pesantren Indonesia. Sistem ini kami sangat apresiasi dan dikawal agar terus berkembang,” katanya.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (persero) Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, ada potensi untuk melayani masyarakat, khususnya jasa kurir dan jasa keuangan, termasuk untuk kalangan santri di Ponpes. Sehingga, adanya Pos Indonesia di Ponpes Nuris termasuk gerakan seribu agen pos di ponpes.

Menurutnya, masih banyak masyarakat di perdesaan yang belum terjangkau oleh jasa keuangan, baik melalui lembaga keuangan maupun nonlembaga keuangan. “Masih banyak penduduk Indonesia yang belum punya rekening di bank. Biasanya malah disimpan di bawah bantal,” ucapnya yang saat itu hadir langsung ke Ponpes Nuris.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/