alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Freelance, Peluang Kerja bagi Milenial

Mobile_AP_Rectangle 1

Pemprov Jember mengaku telah mengupayakan untuk menjembatani kebutuhan milenial itu. Yakni melalui program Millenial Job Center (MJC) yang merupakan salah satu dari program utama Nawa Bhakti Satya Gubernur Jawa Timur. MJC akan mempertemukan freelancer dengan industri, perusahaan, klien, atau pihak lain yang membutuhkan.

“Sekarang perusahaan mau mencari pekerja full time dan tidak mau menggaji full time, perusahaan mau cari pekerja part time,” jelasnya. Pihaknya telah menggaet sejumlah perusahaan jasa ternama sebagai wadah aktualisasi milenial.

Suami dari Arumi Bachsin itu menambahkan, menjadi pengusaha atau pegawai kantoran itu memang cenderung lebih diminati oleh milenial. Namun, jika melihat peluang yang ada, perusahaan-perusahaan sekarang sudah jarang mencari pekerja yang full time.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kalau dulu orang ngantor, kantornya gede pegawainya banyak, maka sekarang kantor lebih efisien. Tidak perlu besar dan tidak perlu banyak orang dengan menggunakan model pekerja freelance atau pekerja lepas itu,” tandasnya.

- Advertisement -

Pemprov Jember mengaku telah mengupayakan untuk menjembatani kebutuhan milenial itu. Yakni melalui program Millenial Job Center (MJC) yang merupakan salah satu dari program utama Nawa Bhakti Satya Gubernur Jawa Timur. MJC akan mempertemukan freelancer dengan industri, perusahaan, klien, atau pihak lain yang membutuhkan.

“Sekarang perusahaan mau mencari pekerja full time dan tidak mau menggaji full time, perusahaan mau cari pekerja part time,” jelasnya. Pihaknya telah menggaet sejumlah perusahaan jasa ternama sebagai wadah aktualisasi milenial.

Suami dari Arumi Bachsin itu menambahkan, menjadi pengusaha atau pegawai kantoran itu memang cenderung lebih diminati oleh milenial. Namun, jika melihat peluang yang ada, perusahaan-perusahaan sekarang sudah jarang mencari pekerja yang full time.

“Kalau dulu orang ngantor, kantornya gede pegawainya banyak, maka sekarang kantor lebih efisien. Tidak perlu besar dan tidak perlu banyak orang dengan menggunakan model pekerja freelance atau pekerja lepas itu,” tandasnya.

Pemprov Jember mengaku telah mengupayakan untuk menjembatani kebutuhan milenial itu. Yakni melalui program Millenial Job Center (MJC) yang merupakan salah satu dari program utama Nawa Bhakti Satya Gubernur Jawa Timur. MJC akan mempertemukan freelancer dengan industri, perusahaan, klien, atau pihak lain yang membutuhkan.

“Sekarang perusahaan mau mencari pekerja full time dan tidak mau menggaji full time, perusahaan mau cari pekerja part time,” jelasnya. Pihaknya telah menggaet sejumlah perusahaan jasa ternama sebagai wadah aktualisasi milenial.

Suami dari Arumi Bachsin itu menambahkan, menjadi pengusaha atau pegawai kantoran itu memang cenderung lebih diminati oleh milenial. Namun, jika melihat peluang yang ada, perusahaan-perusahaan sekarang sudah jarang mencari pekerja yang full time.

“Kalau dulu orang ngantor, kantornya gede pegawainya banyak, maka sekarang kantor lebih efisien. Tidak perlu besar dan tidak perlu banyak orang dengan menggunakan model pekerja freelance atau pekerja lepas itu,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/