alexametrics
25 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Usaha dengan Konsep, Jual Sesuka Hati, Beli Semaunya

Mobile_AP_Rectangle 1

Benar saja, di rumahnya ada banyak wahana mainan anak yang semuanya berbahan dari ban bekas. Wajar, jika rumah Subari kerap didatangi anak-anak hanya untuk bermain. Mulai ban berbentuk mobil, sepeda motor, dan hewan berbagai karakter. “Rencananya, ingin lebih dikembangkan, tapi masih berbenturan dengan dana,” kata Subari.

Sejauh ini, Subari masih bekerja di salah satu perkebunan di Kecamatan Jenggawah. Secara bersamaan, karya-karya yang sederhana itu tetap bisa dinikmati masyarakat, sampai anak-anak pun juga merasakan manfaatnya.

Subari sendiri mengaku tidak sempat kepikiran untuk menjualnya. Kendati begitu, jika ada yang menawar, dia juga tidak segan melepasnya dan kembali membuat kerajinan lagi. “Kalau ada yang tertarik, bisa dijual. Toh, tidak ada harga patokan pasti,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Reporter : Dwi Siswanto/Radar Jember

Fotografer : Dwi Siswanto/Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih/Radar Jember

- Advertisement -

Benar saja, di rumahnya ada banyak wahana mainan anak yang semuanya berbahan dari ban bekas. Wajar, jika rumah Subari kerap didatangi anak-anak hanya untuk bermain. Mulai ban berbentuk mobil, sepeda motor, dan hewan berbagai karakter. “Rencananya, ingin lebih dikembangkan, tapi masih berbenturan dengan dana,” kata Subari.

Sejauh ini, Subari masih bekerja di salah satu perkebunan di Kecamatan Jenggawah. Secara bersamaan, karya-karya yang sederhana itu tetap bisa dinikmati masyarakat, sampai anak-anak pun juga merasakan manfaatnya.

Subari sendiri mengaku tidak sempat kepikiran untuk menjualnya. Kendati begitu, jika ada yang menawar, dia juga tidak segan melepasnya dan kembali membuat kerajinan lagi. “Kalau ada yang tertarik, bisa dijual. Toh, tidak ada harga patokan pasti,” pungkasnya.

Reporter : Dwi Siswanto/Radar Jember

Fotografer : Dwi Siswanto/Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih/Radar Jember

Benar saja, di rumahnya ada banyak wahana mainan anak yang semuanya berbahan dari ban bekas. Wajar, jika rumah Subari kerap didatangi anak-anak hanya untuk bermain. Mulai ban berbentuk mobil, sepeda motor, dan hewan berbagai karakter. “Rencananya, ingin lebih dikembangkan, tapi masih berbenturan dengan dana,” kata Subari.

Sejauh ini, Subari masih bekerja di salah satu perkebunan di Kecamatan Jenggawah. Secara bersamaan, karya-karya yang sederhana itu tetap bisa dinikmati masyarakat, sampai anak-anak pun juga merasakan manfaatnya.

Subari sendiri mengaku tidak sempat kepikiran untuk menjualnya. Kendati begitu, jika ada yang menawar, dia juga tidak segan melepasnya dan kembali membuat kerajinan lagi. “Kalau ada yang tertarik, bisa dijual. Toh, tidak ada harga patokan pasti,” pungkasnya.

Reporter : Dwi Siswanto/Radar Jember

Fotografer : Dwi Siswanto/Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih/Radar Jember

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca