alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Ban Asal Tongkok Mendominasi Indonesia

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Suplai ban impor masih dibutuhkan guna memenuhi kebutuhan pasar tanah air. Sebab, produk itu masih digunakan sebagai komponen penunjang dalam berbagai industri seperti pertambangan, perkebunan, logistik, dan transportasi.

BACA JUGA : Truk Pasir Tanpa Penutup Urusannya Bisa Panjang

Ketua Gabungan Importir dan Pengusaha Ban Indonesia (Gimpabi) Ary Tjahyono mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil ban besar. Namun, kebutuhan ban tanah air masih belum dapat diproduksi di dalam negeri dan terpaksa harus didatangkan dari luarnegeri.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kesenjangan antara kebutuhan dan permintaan apabila tidak ditangani dengan tepat dapat meningkatkan biaya logistik yang akhirnya ikut menyumbang kenaikan harga (inflasi) berbagai produk dan jasa,” ujar Ary Rabu (13/7).

Pernyataan itu disampaikan menanggapi informasi beredar mengenaikondisi pasar ban di dalam negeri telah dikuasai barang-barang impor.Ary menegaskan,bahwa asumsi tersebut kurang akurat.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Suplai ban impor masih dibutuhkan guna memenuhi kebutuhan pasar tanah air. Sebab, produk itu masih digunakan sebagai komponen penunjang dalam berbagai industri seperti pertambangan, perkebunan, logistik, dan transportasi.

BACA JUGA : Truk Pasir Tanpa Penutup Urusannya Bisa Panjang

Ketua Gabungan Importir dan Pengusaha Ban Indonesia (Gimpabi) Ary Tjahyono mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil ban besar. Namun, kebutuhan ban tanah air masih belum dapat diproduksi di dalam negeri dan terpaksa harus didatangkan dari luarnegeri.

“Kesenjangan antara kebutuhan dan permintaan apabila tidak ditangani dengan tepat dapat meningkatkan biaya logistik yang akhirnya ikut menyumbang kenaikan harga (inflasi) berbagai produk dan jasa,” ujar Ary Rabu (13/7).

Pernyataan itu disampaikan menanggapi informasi beredar mengenaikondisi pasar ban di dalam negeri telah dikuasai barang-barang impor.Ary menegaskan,bahwa asumsi tersebut kurang akurat.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Suplai ban impor masih dibutuhkan guna memenuhi kebutuhan pasar tanah air. Sebab, produk itu masih digunakan sebagai komponen penunjang dalam berbagai industri seperti pertambangan, perkebunan, logistik, dan transportasi.

BACA JUGA : Truk Pasir Tanpa Penutup Urusannya Bisa Panjang

Ketua Gabungan Importir dan Pengusaha Ban Indonesia (Gimpabi) Ary Tjahyono mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil ban besar. Namun, kebutuhan ban tanah air masih belum dapat diproduksi di dalam negeri dan terpaksa harus didatangkan dari luarnegeri.

“Kesenjangan antara kebutuhan dan permintaan apabila tidak ditangani dengan tepat dapat meningkatkan biaya logistik yang akhirnya ikut menyumbang kenaikan harga (inflasi) berbagai produk dan jasa,” ujar Ary Rabu (13/7).

Pernyataan itu disampaikan menanggapi informasi beredar mengenaikondisi pasar ban di dalam negeri telah dikuasai barang-barang impor.Ary menegaskan,bahwa asumsi tersebut kurang akurat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/