alexametrics
31.2 C
Jember
Monday, 4 July 2022

Gubernur Khofifah Kaji Dugaan Kelangkaan Minyak

Mobile_AP_Rectangle 1

Dia pun mengajak seluruh satgas pangan di semua lini untuk mengecek distributor. Banyak dari mereka yang sesungguhnya punya suplai dari pabrik. Namun, sama saja. Kenyataannya, di toko besar ataupun kecil pun banyak yang kehabisan stok. “Katanya, PO yang mereka ajukan tidak terpenuhi. Pekan lalu Mendag berjanji bahwa seminggu ke depan di pasar tradisional akan kembali menyiapkan minyak curah,” tegasnya.

Secara parsial, berdasarkan hasil kunjungannya ke daerah, Khofifah mengatakan, seharusnya pasar menjual minyak goreng sesuai harga yang disubsidi oleh BUMD Jatim. Di mana dalam dua liter seharusnya hanya Rp 25 ribu.

Di samping itu, pihaknya juga selalu keliling menyampaikan zakat produktif secara bergantian bersama Baznas dan BUMD. Zakat produktif ini kemudian diberikan kepada sebagian pelaku usaha mikro, khususnya yang termasuk golongan rentan miskin. Sebab, sebagian dari mereka ada yang sampai terpaksa pinjam dana ke rentenir akibat kehabisan modal.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kalau BPS melakukan survei, cukup banyak mereka yang rentan miskin. Kalau diberi bantalan ekonomi, maka kerentanan itu tidak akan terjadi. Itu sebetulnya kita lakukan support, mereka ingin mandiri, mereka sangat rentan menjadi sasaran rentenir,” pungkasnya. (del/c2/lin)

- Advertisement -

Dia pun mengajak seluruh satgas pangan di semua lini untuk mengecek distributor. Banyak dari mereka yang sesungguhnya punya suplai dari pabrik. Namun, sama saja. Kenyataannya, di toko besar ataupun kecil pun banyak yang kehabisan stok. “Katanya, PO yang mereka ajukan tidak terpenuhi. Pekan lalu Mendag berjanji bahwa seminggu ke depan di pasar tradisional akan kembali menyiapkan minyak curah,” tegasnya.

Secara parsial, berdasarkan hasil kunjungannya ke daerah, Khofifah mengatakan, seharusnya pasar menjual minyak goreng sesuai harga yang disubsidi oleh BUMD Jatim. Di mana dalam dua liter seharusnya hanya Rp 25 ribu.

Di samping itu, pihaknya juga selalu keliling menyampaikan zakat produktif secara bergantian bersama Baznas dan BUMD. Zakat produktif ini kemudian diberikan kepada sebagian pelaku usaha mikro, khususnya yang termasuk golongan rentan miskin. Sebab, sebagian dari mereka ada yang sampai terpaksa pinjam dana ke rentenir akibat kehabisan modal.

“Kalau BPS melakukan survei, cukup banyak mereka yang rentan miskin. Kalau diberi bantalan ekonomi, maka kerentanan itu tidak akan terjadi. Itu sebetulnya kita lakukan support, mereka ingin mandiri, mereka sangat rentan menjadi sasaran rentenir,” pungkasnya. (del/c2/lin)

Dia pun mengajak seluruh satgas pangan di semua lini untuk mengecek distributor. Banyak dari mereka yang sesungguhnya punya suplai dari pabrik. Namun, sama saja. Kenyataannya, di toko besar ataupun kecil pun banyak yang kehabisan stok. “Katanya, PO yang mereka ajukan tidak terpenuhi. Pekan lalu Mendag berjanji bahwa seminggu ke depan di pasar tradisional akan kembali menyiapkan minyak curah,” tegasnya.

Secara parsial, berdasarkan hasil kunjungannya ke daerah, Khofifah mengatakan, seharusnya pasar menjual minyak goreng sesuai harga yang disubsidi oleh BUMD Jatim. Di mana dalam dua liter seharusnya hanya Rp 25 ribu.

Di samping itu, pihaknya juga selalu keliling menyampaikan zakat produktif secara bergantian bersama Baznas dan BUMD. Zakat produktif ini kemudian diberikan kepada sebagian pelaku usaha mikro, khususnya yang termasuk golongan rentan miskin. Sebab, sebagian dari mereka ada yang sampai terpaksa pinjam dana ke rentenir akibat kehabisan modal.

“Kalau BPS melakukan survei, cukup banyak mereka yang rentan miskin. Kalau diberi bantalan ekonomi, maka kerentanan itu tidak akan terjadi. Itu sebetulnya kita lakukan support, mereka ingin mandiri, mereka sangat rentan menjadi sasaran rentenir,” pungkasnya. (del/c2/lin)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/