alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Bikin Waswas, Harga Cabai Semakin Pedas

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah kelangkaan minyak goreng, saat ini giliran harga cabai yang mulai meroket. Jika sebelumnya harga cabai rawit merah mencapai Rp 50 ribu per kilogram, sekarang mencapai Rp 60 per kilogram.

Baca Juga : Harga Cabai di Lumajang Anjlok Lebih Separuh dari Harga Sebelumnya

Kenaikan harga cabai ini disebabkan jumlah cabai semakin berkurang. Lantaran terjadi hujan terus-menerus, hasil produksi pun tidak optimal. Sementara itu, permintaan akan tanaman hortikultura, salah satunya cabai, selalu meningkat setiap harinya. “Kondisi naiknya beberapa komoditas ini tentu membuat ibu-ibu khawatir. Bayangkan saja, cari minyak goreng saja susah, harga cabai terus naik. Demikian juga harga telur, juga naik,” kata Annisa, ibu rumah tangga, warga Patrang.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah kelangkaan minyak goreng, saat ini giliran harga cabai yang mulai meroket. Jika sebelumnya harga cabai rawit merah mencapai Rp 50 ribu per kilogram, sekarang mencapai Rp 60 per kilogram.

Baca Juga : Harga Cabai di Lumajang Anjlok Lebih Separuh dari Harga Sebelumnya

Kenaikan harga cabai ini disebabkan jumlah cabai semakin berkurang. Lantaran terjadi hujan terus-menerus, hasil produksi pun tidak optimal. Sementara itu, permintaan akan tanaman hortikultura, salah satunya cabai, selalu meningkat setiap harinya. “Kondisi naiknya beberapa komoditas ini tentu membuat ibu-ibu khawatir. Bayangkan saja, cari minyak goreng saja susah, harga cabai terus naik. Demikian juga harga telur, juga naik,” kata Annisa, ibu rumah tangga, warga Patrang.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Setelah kelangkaan minyak goreng, saat ini giliran harga cabai yang mulai meroket. Jika sebelumnya harga cabai rawit merah mencapai Rp 50 ribu per kilogram, sekarang mencapai Rp 60 per kilogram.

Baca Juga : Harga Cabai di Lumajang Anjlok Lebih Separuh dari Harga Sebelumnya

Kenaikan harga cabai ini disebabkan jumlah cabai semakin berkurang. Lantaran terjadi hujan terus-menerus, hasil produksi pun tidak optimal. Sementara itu, permintaan akan tanaman hortikultura, salah satunya cabai, selalu meningkat setiap harinya. “Kondisi naiknya beberapa komoditas ini tentu membuat ibu-ibu khawatir. Bayangkan saja, cari minyak goreng saja susah, harga cabai terus naik. Demikian juga harga telur, juga naik,” kata Annisa, ibu rumah tangga, warga Patrang.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/