alexametrics
31.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Ternak Sapi Perah Sangat Menjanjikan

Mobile_AP_Rectangle 1

AJUNG, Radar Jember –Hampir semua orang pernah merasakan minuman yang namanya susu. Nah, di Kabupaten Jember terdapat sejumlah orang yang konsentrasi merawat sapi perah sebagai penghasil susu. Salah satunya dilakukan Nyoman Aribowo, yang beternak sapi di Desa/Kecamatan Ajung.

Pria yang tinggal di Perumahan Bumi Mangli Permai, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, ini menyebut, kebutuhan susu bisa dibilang terus-terusan kurang. Untuk itu, ternak sapi perah menurutnya masih sangat menjanjikan. “Potensi ternak sapi penghasil susu sangat terbuka lebar dan kebutuhan susu terus ada,” katanya.

Dikatakannya, susu sapi asal Jember dulunya telah mampu memasok sejumlah perusahaan besar. “Dulu peternak sapi sudah ada organisasi atau perkumpulannya dan menjual susu ke perusahaan-perusahaan besar. Tetapi, karena kelompoknya terpecah-pecah, akhirnya mahal di ongkos. Beda kalau penjualan dan pengirimannya bareng-bareng,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lantaran penjualan ke perusahaan besar mahal pada ongkos kirim, maka penjualan itu pun terhenti. Akibatnya, sejumlah peternak sapi perah tidak sedikit yang gulung tikar. “Saya pun sementara ini menjual susu di lokal saja. Bisa ke perusahaan besar asalkan pengirimannya dalam jumlah besar,” tuturnya.

- Advertisement -

AJUNG, Radar Jember –Hampir semua orang pernah merasakan minuman yang namanya susu. Nah, di Kabupaten Jember terdapat sejumlah orang yang konsentrasi merawat sapi perah sebagai penghasil susu. Salah satunya dilakukan Nyoman Aribowo, yang beternak sapi di Desa/Kecamatan Ajung.

Pria yang tinggal di Perumahan Bumi Mangli Permai, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, ini menyebut, kebutuhan susu bisa dibilang terus-terusan kurang. Untuk itu, ternak sapi perah menurutnya masih sangat menjanjikan. “Potensi ternak sapi penghasil susu sangat terbuka lebar dan kebutuhan susu terus ada,” katanya.

Dikatakannya, susu sapi asal Jember dulunya telah mampu memasok sejumlah perusahaan besar. “Dulu peternak sapi sudah ada organisasi atau perkumpulannya dan menjual susu ke perusahaan-perusahaan besar. Tetapi, karena kelompoknya terpecah-pecah, akhirnya mahal di ongkos. Beda kalau penjualan dan pengirimannya bareng-bareng,” ucapnya.

Lantaran penjualan ke perusahaan besar mahal pada ongkos kirim, maka penjualan itu pun terhenti. Akibatnya, sejumlah peternak sapi perah tidak sedikit yang gulung tikar. “Saya pun sementara ini menjual susu di lokal saja. Bisa ke perusahaan besar asalkan pengirimannya dalam jumlah besar,” tuturnya.

AJUNG, Radar Jember –Hampir semua orang pernah merasakan minuman yang namanya susu. Nah, di Kabupaten Jember terdapat sejumlah orang yang konsentrasi merawat sapi perah sebagai penghasil susu. Salah satunya dilakukan Nyoman Aribowo, yang beternak sapi di Desa/Kecamatan Ajung.

Pria yang tinggal di Perumahan Bumi Mangli Permai, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, ini menyebut, kebutuhan susu bisa dibilang terus-terusan kurang. Untuk itu, ternak sapi perah menurutnya masih sangat menjanjikan. “Potensi ternak sapi penghasil susu sangat terbuka lebar dan kebutuhan susu terus ada,” katanya.

Dikatakannya, susu sapi asal Jember dulunya telah mampu memasok sejumlah perusahaan besar. “Dulu peternak sapi sudah ada organisasi atau perkumpulannya dan menjual susu ke perusahaan-perusahaan besar. Tetapi, karena kelompoknya terpecah-pecah, akhirnya mahal di ongkos. Beda kalau penjualan dan pengirimannya bareng-bareng,” ucapnya.

Lantaran penjualan ke perusahaan besar mahal pada ongkos kirim, maka penjualan itu pun terhenti. Akibatnya, sejumlah peternak sapi perah tidak sedikit yang gulung tikar. “Saya pun sementara ini menjual susu di lokal saja. Bisa ke perusahaan besar asalkan pengirimannya dalam jumlah besar,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/