alexametrics
21.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Jokowi Minta UMKM Berbasis Aplikasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjual produk mereka dengan memanfaatkan pemasaran berbasis aplikasi daring guna mendongkrak omzet penjualan.

BACA JUGA : Ambil Lepek Dawet Dianggap Suka Kepada Penjual

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi usai mendengar cerita sejumlah pengusaha mikro yang sukses meningkatkan usaha mereka dengan menggunakan berbagai aplikasi daring pada acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseorangan Tahun 2022 di Gedung Nanggala Kopassus, Jakarta Timur, Rabu (13/7)

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jadi, yang namanya digitalisasi usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah itu sekarang ini wajib. Jadi, Bapak, Ibu, yang belum masuk marketingnya ke dunia online, segera masuk ke aplikasi, apapun platformnya,” kata Presiden Jokowi.

Di tengah-tengah sambutannya, Presiden Jokowi mendengar cerita Wageningtyas, seorang ibu yang sehari-hari berjualan roti bakar Bandung. Ibu Wage, panggilannya, mengatakan omzet dagangannya saat ini sudah mencapai Rp 1 juta per hari dengan memanfaatkan berbagai aplikasi daring yang membantu usahanya, terutama pada masa pandemi.

Ia pun menjual produknya melalui pemasaran berbagai aplikasi, seperti GoFood, Grab Food, Traveloka Eat, Shopee Food, hingga Asia Food. “Omzet sekarang sudah mencapai Rp1 juta per hari. Berkat online, Pak. Jadi selama pandemi kami usaha ini terbantu dengan aplikasi online,” kata dia dikutip dari Antara.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjual produk mereka dengan memanfaatkan pemasaran berbasis aplikasi daring guna mendongkrak omzet penjualan.

BACA JUGA : Ambil Lepek Dawet Dianggap Suka Kepada Penjual

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi usai mendengar cerita sejumlah pengusaha mikro yang sukses meningkatkan usaha mereka dengan menggunakan berbagai aplikasi daring pada acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseorangan Tahun 2022 di Gedung Nanggala Kopassus, Jakarta Timur, Rabu (13/7)

“Jadi, yang namanya digitalisasi usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah itu sekarang ini wajib. Jadi, Bapak, Ibu, yang belum masuk marketingnya ke dunia online, segera masuk ke aplikasi, apapun platformnya,” kata Presiden Jokowi.

Di tengah-tengah sambutannya, Presiden Jokowi mendengar cerita Wageningtyas, seorang ibu yang sehari-hari berjualan roti bakar Bandung. Ibu Wage, panggilannya, mengatakan omzet dagangannya saat ini sudah mencapai Rp 1 juta per hari dengan memanfaatkan berbagai aplikasi daring yang membantu usahanya, terutama pada masa pandemi.

Ia pun menjual produknya melalui pemasaran berbagai aplikasi, seperti GoFood, Grab Food, Traveloka Eat, Shopee Food, hingga Asia Food. “Omzet sekarang sudah mencapai Rp1 juta per hari. Berkat online, Pak. Jadi selama pandemi kami usaha ini terbantu dengan aplikasi online,” kata dia dikutip dari Antara.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjual produk mereka dengan memanfaatkan pemasaran berbasis aplikasi daring guna mendongkrak omzet penjualan.

BACA JUGA : Ambil Lepek Dawet Dianggap Suka Kepada Penjual

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi usai mendengar cerita sejumlah pengusaha mikro yang sukses meningkatkan usaha mereka dengan menggunakan berbagai aplikasi daring pada acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) Perseorangan Tahun 2022 di Gedung Nanggala Kopassus, Jakarta Timur, Rabu (13/7)

“Jadi, yang namanya digitalisasi usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah itu sekarang ini wajib. Jadi, Bapak, Ibu, yang belum masuk marketingnya ke dunia online, segera masuk ke aplikasi, apapun platformnya,” kata Presiden Jokowi.

Di tengah-tengah sambutannya, Presiden Jokowi mendengar cerita Wageningtyas, seorang ibu yang sehari-hari berjualan roti bakar Bandung. Ibu Wage, panggilannya, mengatakan omzet dagangannya saat ini sudah mencapai Rp 1 juta per hari dengan memanfaatkan berbagai aplikasi daring yang membantu usahanya, terutama pada masa pandemi.

Ia pun menjual produknya melalui pemasaran berbagai aplikasi, seperti GoFood, Grab Food, Traveloka Eat, Shopee Food, hingga Asia Food. “Omzet sekarang sudah mencapai Rp1 juta per hari. Berkat online, Pak. Jadi selama pandemi kami usaha ini terbantu dengan aplikasi online,” kata dia dikutip dari Antara.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/