alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Permintaan Tetap Stabil, Penjualan Daging Tak Terpengaruh PMK

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Sejumlah pengecer daging sapi di Pasar Tanjung masih optimistis dengan stok daging. Bahkan terpaan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak tidak membuat stoknya menipis maupun penjualannya menurun.

BACA JUGA : Tiga Tagline Sukses Porprov

Muhammad Maulana, salah seorang penjual daging sapi di Pasar Tanjung, menyampaikan, munculnya PMK di Jember sempat membuat para pengecer daging sapi pesimistis. Sebab, penyakit tersebut diperkirakan akan menghambat pada pasaran peternak sapi. “Saya sempat pesimistis dengan pasaran daging ketika informasi penyakit ini masuk ke Jember. Khawatir sulit mencari daging sapi yang fresh,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, sampai sekarang pasaran daging sapi masih bertahan dalam harga normal. “Saya bersyukur sampai sekarang tidak ada perubahan harga. Pembeli masih mematok harga seperti biasanya. Antara 120 ribu per kilogram,” terang Maulana saat ditemui di Pasar Tanjung.

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Sejumlah pengecer daging sapi di Pasar Tanjung masih optimistis dengan stok daging. Bahkan terpaan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak tidak membuat stoknya menipis maupun penjualannya menurun.

BACA JUGA : Tiga Tagline Sukses Porprov

Muhammad Maulana, salah seorang penjual daging sapi di Pasar Tanjung, menyampaikan, munculnya PMK di Jember sempat membuat para pengecer daging sapi pesimistis. Sebab, penyakit tersebut diperkirakan akan menghambat pada pasaran peternak sapi. “Saya sempat pesimistis dengan pasaran daging ketika informasi penyakit ini masuk ke Jember. Khawatir sulit mencari daging sapi yang fresh,” katanya.

Namun, sampai sekarang pasaran daging sapi masih bertahan dalam harga normal. “Saya bersyukur sampai sekarang tidak ada perubahan harga. Pembeli masih mematok harga seperti biasanya. Antara 120 ribu per kilogram,” terang Maulana saat ditemui di Pasar Tanjung.

KEPATIHAN, Radar Jember – Sejumlah pengecer daging sapi di Pasar Tanjung masih optimistis dengan stok daging. Bahkan terpaan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak tidak membuat stoknya menipis maupun penjualannya menurun.

BACA JUGA : Tiga Tagline Sukses Porprov

Muhammad Maulana, salah seorang penjual daging sapi di Pasar Tanjung, menyampaikan, munculnya PMK di Jember sempat membuat para pengecer daging sapi pesimistis. Sebab, penyakit tersebut diperkirakan akan menghambat pada pasaran peternak sapi. “Saya sempat pesimistis dengan pasaran daging ketika informasi penyakit ini masuk ke Jember. Khawatir sulit mencari daging sapi yang fresh,” katanya.

Namun, sampai sekarang pasaran daging sapi masih bertahan dalam harga normal. “Saya bersyukur sampai sekarang tidak ada perubahan harga. Pembeli masih mematok harga seperti biasanya. Antara 120 ribu per kilogram,” terang Maulana saat ditemui di Pasar Tanjung.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/