alexametrics
23.8 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Perlu Event Tingkatkan Okupansi Hotel

Mobile_AP_Rectangle 1

SLAWU, Radar Jember – Hunian hotel menjadi penunjang kegiatan di suatu daerah, khususnya bagi wisatawan yang hendak beristirahat setelah berwisata menikmati panorama keindahan kota Jember. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, peningkatan hunian hotel juga sangat dipengaruhi oleh event dan momentum tertentu, seperti weekend dan cuti bersama.

BACA JUGA : Tempel Stiker Vaksinasi Booster di Hotel dan Restoran

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember Arif Joko Sutejo menuturkan, pada dasarnya naik turunnya tingkat hunian hotel cukup dipengaruhi oleh momentum dan event tertentu. Seperti cuti nasional, weekend, ataupun event berskala nasional. “Misalkan kegiatan JFC yang akan dilaksanakan di Jember pada bulan-bulan mendatang, akan cukup memberi dampak peningkatan hunian hotel,” terangnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut data yang dihimpun BPS, pada bulan Maret lalu ada angka kenaikan dibandingkan bulan Februari. Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Jember pada bulan Maret mencapai 50,79 persen. Dengan kata lain, dari tiap 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel setara bintang di Jember setiap malamnya, sebanyak 50 sampai 51 kamar di antaranya telah terjual.

- Advertisement -

SLAWU, Radar Jember – Hunian hotel menjadi penunjang kegiatan di suatu daerah, khususnya bagi wisatawan yang hendak beristirahat setelah berwisata menikmati panorama keindahan kota Jember. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, peningkatan hunian hotel juga sangat dipengaruhi oleh event dan momentum tertentu, seperti weekend dan cuti bersama.

BACA JUGA : Tempel Stiker Vaksinasi Booster di Hotel dan Restoran

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember Arif Joko Sutejo menuturkan, pada dasarnya naik turunnya tingkat hunian hotel cukup dipengaruhi oleh momentum dan event tertentu. Seperti cuti nasional, weekend, ataupun event berskala nasional. “Misalkan kegiatan JFC yang akan dilaksanakan di Jember pada bulan-bulan mendatang, akan cukup memberi dampak peningkatan hunian hotel,” terangnya.

Menurut data yang dihimpun BPS, pada bulan Maret lalu ada angka kenaikan dibandingkan bulan Februari. Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Jember pada bulan Maret mencapai 50,79 persen. Dengan kata lain, dari tiap 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel setara bintang di Jember setiap malamnya, sebanyak 50 sampai 51 kamar di antaranya telah terjual.

SLAWU, Radar Jember – Hunian hotel menjadi penunjang kegiatan di suatu daerah, khususnya bagi wisatawan yang hendak beristirahat setelah berwisata menikmati panorama keindahan kota Jember. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, peningkatan hunian hotel juga sangat dipengaruhi oleh event dan momentum tertentu, seperti weekend dan cuti bersama.

BACA JUGA : Tempel Stiker Vaksinasi Booster di Hotel dan Restoran

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember Arif Joko Sutejo menuturkan, pada dasarnya naik turunnya tingkat hunian hotel cukup dipengaruhi oleh momentum dan event tertentu. Seperti cuti nasional, weekend, ataupun event berskala nasional. “Misalkan kegiatan JFC yang akan dilaksanakan di Jember pada bulan-bulan mendatang, akan cukup memberi dampak peningkatan hunian hotel,” terangnya.

Menurut data yang dihimpun BPS, pada bulan Maret lalu ada angka kenaikan dibandingkan bulan Februari. Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Jember pada bulan Maret mencapai 50,79 persen. Dengan kata lain, dari tiap 100 kamar yang disediakan oleh seluruh hotel setara bintang di Jember setiap malamnya, sebanyak 50 sampai 51 kamar di antaranya telah terjual.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/