alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Jangan Terkecoh Uang Palsu

Bila Diterawang juga Muncul Tanda Air Pahlawan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pada etalase kaca di toko kamera, Jalan Sumatera, itu menempel selembar uang pecahan seratus ribu. Uang itu menjadi peringatan bagi pemilik agar tetap waspada dan selalu mengecek keaslian uang yang diterima dari pelanggan.

Oh, ini uang palsu,” ucap Oki, pemilik salah satu toko kamera di Jalan Sumatera, kepada Jawa Pos Radar Jember. Jika dilihat dengan saksama, warna merah pada uang palsu pecahan seratus ribu itu mulai luntur. Saat diraba, juga tidak sekasar uang asli.

Namun, bila diterawang di bawah sinar matahari, tanda air bergambar pahlawan itu justru muncul. Bahkan, tanda air pada uang palsu itu terasa berbeda. Bila uang asli, terlihat lebih terang dan lebih halus. Sementara pada uang palsu tersebut, gambar tanda air lebih kasar dan lebih gelap bila diterawang. Bahkan, kertas uang palsu tersebut sedikit lebih kaku dan tebal jika dibandingkan dengan uang asli.

Mobile_AP_Rectangle 2

Padahal, selama ini, cara mengecek keaslian uang yang digaungkan adalah 3D. Yakni, dilihat, diraba, dan diterawang. Dan menerawang merupakan cara yang paling banyak dilakukan.

Soal uang palsu itu, Oki mengaku kecolongan dari pembelian COD (cash on delivery). “Dari sekian juta, ada satu uang palsunya. Tahu ada uang palsu saat setor di bank,” jelasnya. Karena pengalaman itu, dia menuturkan, paling tepat mengecek uang palsu adalah dengan menggunakan sinar ultraviolet.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cabang Jember Hestu Wibowo menjelaskan, untuk mengecek keaslian uang secara dasar atau basic adalah dengan menggunakan 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang. “Namun, ada pengecekan lain berupa penyinaran dengan ultraviolet. Tapi untuk screening, 3D sebenarnya sudah cukup,” jelasnya.

Dia mengakui, berbagai uang palsu dari temuan perbankan salah satunya memang memiliki gambar semacam tanda air. “Namun, itu sebenarnya bukan tanda air. Melainkan gambar yang menyerupai tanda air pada uang palsu. Sehingga seolah-olah seperti tanda air,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pada etalase kaca di toko kamera, Jalan Sumatera, itu menempel selembar uang pecahan seratus ribu. Uang itu menjadi peringatan bagi pemilik agar tetap waspada dan selalu mengecek keaslian uang yang diterima dari pelanggan.

Oh, ini uang palsu,” ucap Oki, pemilik salah satu toko kamera di Jalan Sumatera, kepada Jawa Pos Radar Jember. Jika dilihat dengan saksama, warna merah pada uang palsu pecahan seratus ribu itu mulai luntur. Saat diraba, juga tidak sekasar uang asli.

Namun, bila diterawang di bawah sinar matahari, tanda air bergambar pahlawan itu justru muncul. Bahkan, tanda air pada uang palsu itu terasa berbeda. Bila uang asli, terlihat lebih terang dan lebih halus. Sementara pada uang palsu tersebut, gambar tanda air lebih kasar dan lebih gelap bila diterawang. Bahkan, kertas uang palsu tersebut sedikit lebih kaku dan tebal jika dibandingkan dengan uang asli.

Padahal, selama ini, cara mengecek keaslian uang yang digaungkan adalah 3D. Yakni, dilihat, diraba, dan diterawang. Dan menerawang merupakan cara yang paling banyak dilakukan.

Soal uang palsu itu, Oki mengaku kecolongan dari pembelian COD (cash on delivery). “Dari sekian juta, ada satu uang palsunya. Tahu ada uang palsu saat setor di bank,” jelasnya. Karena pengalaman itu, dia menuturkan, paling tepat mengecek uang palsu adalah dengan menggunakan sinar ultraviolet.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cabang Jember Hestu Wibowo menjelaskan, untuk mengecek keaslian uang secara dasar atau basic adalah dengan menggunakan 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang. “Namun, ada pengecekan lain berupa penyinaran dengan ultraviolet. Tapi untuk screening, 3D sebenarnya sudah cukup,” jelasnya.

Dia mengakui, berbagai uang palsu dari temuan perbankan salah satunya memang memiliki gambar semacam tanda air. “Namun, itu sebenarnya bukan tanda air. Melainkan gambar yang menyerupai tanda air pada uang palsu. Sehingga seolah-olah seperti tanda air,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pada etalase kaca di toko kamera, Jalan Sumatera, itu menempel selembar uang pecahan seratus ribu. Uang itu menjadi peringatan bagi pemilik agar tetap waspada dan selalu mengecek keaslian uang yang diterima dari pelanggan.

Oh, ini uang palsu,” ucap Oki, pemilik salah satu toko kamera di Jalan Sumatera, kepada Jawa Pos Radar Jember. Jika dilihat dengan saksama, warna merah pada uang palsu pecahan seratus ribu itu mulai luntur. Saat diraba, juga tidak sekasar uang asli.

Namun, bila diterawang di bawah sinar matahari, tanda air bergambar pahlawan itu justru muncul. Bahkan, tanda air pada uang palsu itu terasa berbeda. Bila uang asli, terlihat lebih terang dan lebih halus. Sementara pada uang palsu tersebut, gambar tanda air lebih kasar dan lebih gelap bila diterawang. Bahkan, kertas uang palsu tersebut sedikit lebih kaku dan tebal jika dibandingkan dengan uang asli.

Padahal, selama ini, cara mengecek keaslian uang yang digaungkan adalah 3D. Yakni, dilihat, diraba, dan diterawang. Dan menerawang merupakan cara yang paling banyak dilakukan.

Soal uang palsu itu, Oki mengaku kecolongan dari pembelian COD (cash on delivery). “Dari sekian juta, ada satu uang palsunya. Tahu ada uang palsu saat setor di bank,” jelasnya. Karena pengalaman itu, dia menuturkan, paling tepat mengecek uang palsu adalah dengan menggunakan sinar ultraviolet.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cabang Jember Hestu Wibowo menjelaskan, untuk mengecek keaslian uang secara dasar atau basic adalah dengan menggunakan 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang. “Namun, ada pengecekan lain berupa penyinaran dengan ultraviolet. Tapi untuk screening, 3D sebenarnya sudah cukup,” jelasnya.

Dia mengakui, berbagai uang palsu dari temuan perbankan salah satunya memang memiliki gambar semacam tanda air. “Namun, itu sebenarnya bukan tanda air. Melainkan gambar yang menyerupai tanda air pada uang palsu. Sehingga seolah-olah seperti tanda air,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/