alexametrics
22.4 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Kasus Produk Tas Satwa Liar Terus Diproses

Bakal Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Proses kasus perniagaan satwa liar terus berlanjut. Satreskrim Polres Jember lakukan penyidikan secara berkelanjutan untuk melengkapi berkas. Dalam waktu dekat kasus akan segera diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember.

BACA JUGA : Perlu Perkuat Produk Turunan Bunga Mawar

Perkembangan kasus produk kerajinan dari bahan satwa liar dilindungi yang dilakukan oleh inisial MMR, pekan lalu, telah memasuki tahap penyidikan akhir. Seperti yang diberitakan sebelumnya, tersangka menggunakan kulit dan tubuh satwa dilindungi untuk produk kerajinan. Salah satunya adalah kulit tas. Lalu, tersangka menjualnya secara daring melalui media sosial miliknya. Hal ini jelas melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

Mobile_AP_Rectangle 2

Satreskrim melalui Kabag Humas Polres Jember Iptu Brisan Imman mengatakan, dalam waktu dekat kasus tersebut akan berpindah tangan ke kejaksaan. “Mereka yang bertugas untuk menentukan pasal apa yang akan dituntutkan kepada tersangka,” katanya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Proses kasus perniagaan satwa liar terus berlanjut. Satreskrim Polres Jember lakukan penyidikan secara berkelanjutan untuk melengkapi berkas. Dalam waktu dekat kasus akan segera diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember.

BACA JUGA : Perlu Perkuat Produk Turunan Bunga Mawar

Perkembangan kasus produk kerajinan dari bahan satwa liar dilindungi yang dilakukan oleh inisial MMR, pekan lalu, telah memasuki tahap penyidikan akhir. Seperti yang diberitakan sebelumnya, tersangka menggunakan kulit dan tubuh satwa dilindungi untuk produk kerajinan. Salah satunya adalah kulit tas. Lalu, tersangka menjualnya secara daring melalui media sosial miliknya. Hal ini jelas melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

Satreskrim melalui Kabag Humas Polres Jember Iptu Brisan Imman mengatakan, dalam waktu dekat kasus tersebut akan berpindah tangan ke kejaksaan. “Mereka yang bertugas untuk menentukan pasal apa yang akan dituntutkan kepada tersangka,” katanya.

KEPATIHAN, Radar Jember – Proses kasus perniagaan satwa liar terus berlanjut. Satreskrim Polres Jember lakukan penyidikan secara berkelanjutan untuk melengkapi berkas. Dalam waktu dekat kasus akan segera diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember.

BACA JUGA : Perlu Perkuat Produk Turunan Bunga Mawar

Perkembangan kasus produk kerajinan dari bahan satwa liar dilindungi yang dilakukan oleh inisial MMR, pekan lalu, telah memasuki tahap penyidikan akhir. Seperti yang diberitakan sebelumnya, tersangka menggunakan kulit dan tubuh satwa dilindungi untuk produk kerajinan. Salah satunya adalah kulit tas. Lalu, tersangka menjualnya secara daring melalui media sosial miliknya. Hal ini jelas melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

Satreskrim melalui Kabag Humas Polres Jember Iptu Brisan Imman mengatakan, dalam waktu dekat kasus tersebut akan berpindah tangan ke kejaksaan. “Mereka yang bertugas untuk menentukan pasal apa yang akan dituntutkan kepada tersangka,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/