alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Banyak Kekurangan, Perlu Evaluasi Menyeluruh

Demi Perbaikan Pariwisata di Kota Suwar-Suwir

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kebijakan masuk wisata gratis ke Pantai Papuma dan Watu Ulo, sejak tanggal 4 Mei lalu sudah berakhir pada Selasa (10/4) kemarin. Selama libur Lebaran itu, banyak hal terjadi di kedua lokasi wisata yang jadi ikon Jember tersebut. Beberapa di antaranya dipandang ada yang luput dan perlu menjadi pekerjaan rumah (PR) ke depan agar pemanfaatan wisata semakin baik.

BACA JUGA : Tidak segan Tutup tempat Wisata Bandel

Sekretaris Komisi B DPRD Jember David Handoko Seto menyebut, kebijakan wisata gratis tersebut perlu evaluasi menyeluruh, mengingat adanya sejumlah kekurangan. Beberapa di antaranya terjadinya kecelakaan maut di jalur masuk Pantai Papuma, sampah yang berserakan, serta pemasukan atau retribusi yang minus. “Banyak hal yang mesti dievaluasi oleh Pemkab Jember,” pintanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dikatakan, soal penataan regulasi minim dipersiapkan sejak awal. Setelah kebijakan digulirkan, saranadan prasarana minim dipersiapkan. Akhirnya yang terjadi banyak temuan yang menurutnya merugikan masyarakat. Seperti kecelakaan, kemacetan, lalu timbulan sampah yang berserakan di mana-mana tanpa ada pihak yang dapat dimintai tanggung jawab.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kebijakan masuk wisata gratis ke Pantai Papuma dan Watu Ulo, sejak tanggal 4 Mei lalu sudah berakhir pada Selasa (10/4) kemarin. Selama libur Lebaran itu, banyak hal terjadi di kedua lokasi wisata yang jadi ikon Jember tersebut. Beberapa di antaranya dipandang ada yang luput dan perlu menjadi pekerjaan rumah (PR) ke depan agar pemanfaatan wisata semakin baik.

BACA JUGA : Tidak segan Tutup tempat Wisata Bandel

Sekretaris Komisi B DPRD Jember David Handoko Seto menyebut, kebijakan wisata gratis tersebut perlu evaluasi menyeluruh, mengingat adanya sejumlah kekurangan. Beberapa di antaranya terjadinya kecelakaan maut di jalur masuk Pantai Papuma, sampah yang berserakan, serta pemasukan atau retribusi yang minus. “Banyak hal yang mesti dievaluasi oleh Pemkab Jember,” pintanya.

Dikatakan, soal penataan regulasi minim dipersiapkan sejak awal. Setelah kebijakan digulirkan, saranadan prasarana minim dipersiapkan. Akhirnya yang terjadi banyak temuan yang menurutnya merugikan masyarakat. Seperti kecelakaan, kemacetan, lalu timbulan sampah yang berserakan di mana-mana tanpa ada pihak yang dapat dimintai tanggung jawab.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kebijakan masuk wisata gratis ke Pantai Papuma dan Watu Ulo, sejak tanggal 4 Mei lalu sudah berakhir pada Selasa (10/4) kemarin. Selama libur Lebaran itu, banyak hal terjadi di kedua lokasi wisata yang jadi ikon Jember tersebut. Beberapa di antaranya dipandang ada yang luput dan perlu menjadi pekerjaan rumah (PR) ke depan agar pemanfaatan wisata semakin baik.

BACA JUGA : Tidak segan Tutup tempat Wisata Bandel

Sekretaris Komisi B DPRD Jember David Handoko Seto menyebut, kebijakan wisata gratis tersebut perlu evaluasi menyeluruh, mengingat adanya sejumlah kekurangan. Beberapa di antaranya terjadinya kecelakaan maut di jalur masuk Pantai Papuma, sampah yang berserakan, serta pemasukan atau retribusi yang minus. “Banyak hal yang mesti dievaluasi oleh Pemkab Jember,” pintanya.

Dikatakan, soal penataan regulasi minim dipersiapkan sejak awal. Setelah kebijakan digulirkan, saranadan prasarana minim dipersiapkan. Akhirnya yang terjadi banyak temuan yang menurutnya merugikan masyarakat. Seperti kecelakaan, kemacetan, lalu timbulan sampah yang berserakan di mana-mana tanpa ada pihak yang dapat dimintai tanggung jawab.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/