alexametrics
32.5 C
Jember
Friday, 22 October 2021

Keren, Sulap Limbah Kelapa Jadi Pot Bunga Unik

Mobile_AP_Rectangle 1

NOGOSARI, RADARJEMBER.ID- Kabul Tri Laksono, warga Dusun Krajan, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, memutuskan untuk memanfaatkan limbah kelapa menjadi pot bunga lucu bernilai seni tinggi. Inspirasi tersebut didapatkannya dari siaran televisi.

Kelapa tanpa daging bekas dimakan tupai tersebut berserakan di areal kebun milik warga setempat. Alumnus Politeknik Negeri Jember ini tinggal mengambil begitu saja di kebun, dan pemilik kebun tidak keberatan bila pria yang akrab disapa Acong ini memungut limbah kelapa menggunakan karung.

“Baru dua bulan ini mencoba memanfaatkan limbah kelapa kemudian disulap sebagai pot bunga lucu. Kelapa diukir sedemikian rupa berbentuk wajah kera atau manusia. Proses pembuatan pot ini tidak memakai mesin, cukup menggunakan cutter dan parang,” kata Acong.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bagi Acong, pembuatan pot bunga berbahan limbah kelapa itu merupakan pekerjaan ekstra. Dia sendiri menggeluti profesi pembuatan dekorasi pengantin. Di saat sepi order karena pandemi, dirinya lantas mencoba peruntungan dengan pembuatan pot tersebut. “Sehari bisa memproduksi lima pot bunga,” ujarnya.

- Advertisement -

NOGOSARI, RADARJEMBER.ID- Kabul Tri Laksono, warga Dusun Krajan, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, memutuskan untuk memanfaatkan limbah kelapa menjadi pot bunga lucu bernilai seni tinggi. Inspirasi tersebut didapatkannya dari siaran televisi.

Kelapa tanpa daging bekas dimakan tupai tersebut berserakan di areal kebun milik warga setempat. Alumnus Politeknik Negeri Jember ini tinggal mengambil begitu saja di kebun, dan pemilik kebun tidak keberatan bila pria yang akrab disapa Acong ini memungut limbah kelapa menggunakan karung.

“Baru dua bulan ini mencoba memanfaatkan limbah kelapa kemudian disulap sebagai pot bunga lucu. Kelapa diukir sedemikian rupa berbentuk wajah kera atau manusia. Proses pembuatan pot ini tidak memakai mesin, cukup menggunakan cutter dan parang,” kata Acong.

Bagi Acong, pembuatan pot bunga berbahan limbah kelapa itu merupakan pekerjaan ekstra. Dia sendiri menggeluti profesi pembuatan dekorasi pengantin. Di saat sepi order karena pandemi, dirinya lantas mencoba peruntungan dengan pembuatan pot tersebut. “Sehari bisa memproduksi lima pot bunga,” ujarnya.

NOGOSARI, RADARJEMBER.ID- Kabul Tri Laksono, warga Dusun Krajan, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, memutuskan untuk memanfaatkan limbah kelapa menjadi pot bunga lucu bernilai seni tinggi. Inspirasi tersebut didapatkannya dari siaran televisi.

Kelapa tanpa daging bekas dimakan tupai tersebut berserakan di areal kebun milik warga setempat. Alumnus Politeknik Negeri Jember ini tinggal mengambil begitu saja di kebun, dan pemilik kebun tidak keberatan bila pria yang akrab disapa Acong ini memungut limbah kelapa menggunakan karung.

“Baru dua bulan ini mencoba memanfaatkan limbah kelapa kemudian disulap sebagai pot bunga lucu. Kelapa diukir sedemikian rupa berbentuk wajah kera atau manusia. Proses pembuatan pot ini tidak memakai mesin, cukup menggunakan cutter dan parang,” kata Acong.

Bagi Acong, pembuatan pot bunga berbahan limbah kelapa itu merupakan pekerjaan ekstra. Dia sendiri menggeluti profesi pembuatan dekorasi pengantin. Di saat sepi order karena pandemi, dirinya lantas mencoba peruntungan dengan pembuatan pot tersebut. “Sehari bisa memproduksi lima pot bunga,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca