alexametrics
31 C
Jember
Monday, 23 May 2022

Tape Rumput, Solusi Pakan Ternak di Saat Kemarau

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di saat musim kemarau peternak seringkali mengeluhkan kesulitan mencari pakan. Hal ini karena rumput tidak bisa tumbuh subur. Kondisi ini butuh solusi agar kelangkaan rumput saat musim kemarau tak jadi persoalan bagi peternak.

Menjawab tantangan itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember mengenalkan tape rumput kepada pemilik ternak. Seperti sapi dan kambing. Keberadaan pakan alternatif ini bisa diproduksi oleh peternak sendiri. Dan pembuatan tape rumput tergolong sangat mudah.

“Saat musim hujan ketersedian rumput sangat melimpah. Di saat itu peternak bisa membuat tape rumput sendiri. Pakan ternak ini bisa disimpan dan diberikan kepada ternak saat musim kemarau,” ungkap Purwoto, Pejabat Fungsional Pengawas Mutu Pakan DKPP Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah itu menuturkan, proses awal pembuatan tape rumput ini dimulai dari mengangin-anginkan rumput selama dua hari untuk mengurangi kadar air. Kemudian rumput itu dirajang berukuran 2 sentimeter. Setelah dimasukan ke tempat kedap udara seperti drum selama 21 hari, tape rumput ini sudah siap diberikan ke ternak dan bisa bertahan satu tahun.

Dalam memproses tape rumput, peternak bisa menambahkan dedak atau tetes dari ampas tebu. Hal ini untuk memberikan tambahan rasa terhadap pakan ternak alternatif itu, sehingga lebih disukai oleh sapi atau kambing. Pakan tersebut juga aman dikonsumsi hewan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di saat musim kemarau peternak seringkali mengeluhkan kesulitan mencari pakan. Hal ini karena rumput tidak bisa tumbuh subur. Kondisi ini butuh solusi agar kelangkaan rumput saat musim kemarau tak jadi persoalan bagi peternak.

Menjawab tantangan itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember mengenalkan tape rumput kepada pemilik ternak. Seperti sapi dan kambing. Keberadaan pakan alternatif ini bisa diproduksi oleh peternak sendiri. Dan pembuatan tape rumput tergolong sangat mudah.

“Saat musim hujan ketersedian rumput sangat melimpah. Di saat itu peternak bisa membuat tape rumput sendiri. Pakan ternak ini bisa disimpan dan diberikan kepada ternak saat musim kemarau,” ungkap Purwoto, Pejabat Fungsional Pengawas Mutu Pakan DKPP Jember.

Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah itu menuturkan, proses awal pembuatan tape rumput ini dimulai dari mengangin-anginkan rumput selama dua hari untuk mengurangi kadar air. Kemudian rumput itu dirajang berukuran 2 sentimeter. Setelah dimasukan ke tempat kedap udara seperti drum selama 21 hari, tape rumput ini sudah siap diberikan ke ternak dan bisa bertahan satu tahun.

Dalam memproses tape rumput, peternak bisa menambahkan dedak atau tetes dari ampas tebu. Hal ini untuk memberikan tambahan rasa terhadap pakan ternak alternatif itu, sehingga lebih disukai oleh sapi atau kambing. Pakan tersebut juga aman dikonsumsi hewan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Di saat musim kemarau peternak seringkali mengeluhkan kesulitan mencari pakan. Hal ini karena rumput tidak bisa tumbuh subur. Kondisi ini butuh solusi agar kelangkaan rumput saat musim kemarau tak jadi persoalan bagi peternak.

Menjawab tantangan itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember mengenalkan tape rumput kepada pemilik ternak. Seperti sapi dan kambing. Keberadaan pakan alternatif ini bisa diproduksi oleh peternak sendiri. Dan pembuatan tape rumput tergolong sangat mudah.

“Saat musim hujan ketersedian rumput sangat melimpah. Di saat itu peternak bisa membuat tape rumput sendiri. Pakan ternak ini bisa disimpan dan diberikan kepada ternak saat musim kemarau,” ungkap Purwoto, Pejabat Fungsional Pengawas Mutu Pakan DKPP Jember.

Pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah itu menuturkan, proses awal pembuatan tape rumput ini dimulai dari mengangin-anginkan rumput selama dua hari untuk mengurangi kadar air. Kemudian rumput itu dirajang berukuran 2 sentimeter. Setelah dimasukan ke tempat kedap udara seperti drum selama 21 hari, tape rumput ini sudah siap diberikan ke ternak dan bisa bertahan satu tahun.

Dalam memproses tape rumput, peternak bisa menambahkan dedak atau tetes dari ampas tebu. Hal ini untuk memberikan tambahan rasa terhadap pakan ternak alternatif itu, sehingga lebih disukai oleh sapi atau kambing. Pakan tersebut juga aman dikonsumsi hewan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/