alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Tetap Bertahan dengan Jualan Opak

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Ibadah puasa bukan menjadi halangan untuk tetap bekerja. Termasuk bagi kakek tua bernama Mail ini. Meski usianya sudah lebih dari 70 tahun, dia tetap gigih bekerja.

Mail merupakan warga Kelurahan Wirolegi. Dia tampak menjajakan opak singkong di sepanjang Jalan Mastrip, Rabu (6/4). Sembari memanggul opak yang ada di kanan dan kirinya, Mail terlihat kesusahan membedakan jalan. Ia berjalan di tengah lalu lalang kendaraan yang melintas.

Saat ditemui, rupanya penglihatannya sudah menurun. Komunikasinya juga kurang lancar saat diajak berbicara. Dalam satu hari ini, Mail baru berhasil menjual 1 sampai 2 bungkus saja. Satu bungkusnya ia hargai Rp 10.000. “Satu, sepuluh ribu,” kata Mail pelan. Dia mengaku berjalan kaki dari Wirolegi hingga Pakem untuk berjualan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Waroh, warga Kelurahan Sumbersari yang mengaku mengenal Mail, menyampaikan bahwa Mail sudah biasa berjualan setiap hari. “Kalau sebelumnya jualan tahu,” tuturnya. Rupanya Mail sudah melakukan itu puluhan tahun dengan berjalan kaki.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Ibadah puasa bukan menjadi halangan untuk tetap bekerja. Termasuk bagi kakek tua bernama Mail ini. Meski usianya sudah lebih dari 70 tahun, dia tetap gigih bekerja.

Mail merupakan warga Kelurahan Wirolegi. Dia tampak menjajakan opak singkong di sepanjang Jalan Mastrip, Rabu (6/4). Sembari memanggul opak yang ada di kanan dan kirinya, Mail terlihat kesusahan membedakan jalan. Ia berjalan di tengah lalu lalang kendaraan yang melintas.

Saat ditemui, rupanya penglihatannya sudah menurun. Komunikasinya juga kurang lancar saat diajak berbicara. Dalam satu hari ini, Mail baru berhasil menjual 1 sampai 2 bungkus saja. Satu bungkusnya ia hargai Rp 10.000. “Satu, sepuluh ribu,” kata Mail pelan. Dia mengaku berjalan kaki dari Wirolegi hingga Pakem untuk berjualan.

Waroh, warga Kelurahan Sumbersari yang mengaku mengenal Mail, menyampaikan bahwa Mail sudah biasa berjualan setiap hari. “Kalau sebelumnya jualan tahu,” tuturnya. Rupanya Mail sudah melakukan itu puluhan tahun dengan berjalan kaki.

SUMBERSARI, Radar Jember – Ibadah puasa bukan menjadi halangan untuk tetap bekerja. Termasuk bagi kakek tua bernama Mail ini. Meski usianya sudah lebih dari 70 tahun, dia tetap gigih bekerja.

Mail merupakan warga Kelurahan Wirolegi. Dia tampak menjajakan opak singkong di sepanjang Jalan Mastrip, Rabu (6/4). Sembari memanggul opak yang ada di kanan dan kirinya, Mail terlihat kesusahan membedakan jalan. Ia berjalan di tengah lalu lalang kendaraan yang melintas.

Saat ditemui, rupanya penglihatannya sudah menurun. Komunikasinya juga kurang lancar saat diajak berbicara. Dalam satu hari ini, Mail baru berhasil menjual 1 sampai 2 bungkus saja. Satu bungkusnya ia hargai Rp 10.000. “Satu, sepuluh ribu,” kata Mail pelan. Dia mengaku berjalan kaki dari Wirolegi hingga Pakem untuk berjualan.

Waroh, warga Kelurahan Sumbersari yang mengaku mengenal Mail, menyampaikan bahwa Mail sudah biasa berjualan setiap hari. “Kalau sebelumnya jualan tahu,” tuturnya. Rupanya Mail sudah melakukan itu puluhan tahun dengan berjalan kaki.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/