Ambil Peluang, Bisnis Cetak Sertifikat Vaksin Makin Banyak Diincar

PUGER, RADARJEMBER.ID – Bisnis cetak sertifikasi vaksin mulai muncul seiring dengan ketetapan pemerintah mensyaratkan sertifikat untuk keperluan perjalanan, bisnis, dan lainnya. Orang-orang pun berbondong-bondong melakukan vaksin. Beberapa stan percetakan Bisnis cetak sertifikasi vaksin pun mulai muncul, khususnya di desa-desa.

Salah satunya stan percetakan yang berlokasi di Desa Kasian, Dusun Gadungan Jember, milik Amin Nurfahmi. Amin mulai membuka jasa cetak sertifikat vaksin dalam bentuk kartu sejak satu minggu yang lalu. Hingga saat ini, pesanan untuk melakukan pencetakan telah mencapai lebih dari 150 kartu.

Umumnya, pemesanan sifatnya kolektif dan dalam jumlah banyak. Karena itu, Amin menggarap pencetakan kartu vaksin secara berbarengan. “Biasanya yang mau cetak langsungan. Satu orang langsung cetak 50 bareng sama teman-temannya,” kata Amin.

Pelanggannya tidak hanya dari desa atau kecamatannya. Namun, juga merambah dari Kecamatan Kencong, Bangsalsari, bahkan hingga ke Sidoarjo. Umumnya mereka yang melakukan cetak sertifikat vaksin adalah kalangan pegawai konstruksi, guru, dan beberapa pekerja yang mengharuskan untuk melakukan mobilitas tinggi seperti profesi sopir. Sebelumnya, mereka telah difasilitasi untuk mendapatkan vaksin, baik tahap 1 maupun tahap 2. “Background profesi pegawai dan yang mengharuskan untuk mobilitas tinggi itu pasti buat,” kata Amin, Jumat (6/8) kemarin.

Dirinya memprediksi bahwa bisnis percetakan sertifikat vaksin akan semakin marak. Terlebih jika ada pelebaran fungsi dari sertifikat vaksin itu sendiri. “Semakin banyak syarat administrasi yang dibebankan, maka semakin banyak orang membuat sertifikat vaksin. Potensi bisnis percetakan ya tambah ramai,” kata Amin lagi.