alexametrics
23 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Kripto, Bisnis Risiko Tinggi Harus Lebih Banyak Informasi

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Direktur Tertib Niaga Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI Sihard Pohan mengatakan, penguatan regulasi dan edukasi dirasa penting seiring dengan pertumbuhan minat masyarakat terkait aset kripto.

BACA JUGA : Khofifah Ajak Pengusaha Arab Saudi Ke Jatim Untuk Berinvestasi

“Orang-orang harus aware bahwa ini adalah bisnis dengan risiko tinggi. Jangan sampai orang tidak tahu lalu bermain, dan malah membuat bisnisnya rusak. Sehingga diperlukan aturan mana yang benar dari sisi bisnis, perlindungan konsumen, hingga perizinan. Jangan sampai bisnisnya lagi booming, malah terhambat,” kata Sihard dalam sebuah forum diskusi di Jakarta.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sihard berharap, para pelaku investasi kripto dan sejenisnya mampu ambil bagian dalam memberikan wawasan dan masukan bagi pemerintah demi menciptakan regulasi yang sesuai.

“Aturan harus dibuat untuk para pemain dan bisa dipatuhi. Masukan dan informasi buat kami penting dalam nantinya membuat regulasi guna membimbing pelaku usaha agar patuh dalam perniagaan, dan tentu saja melindungi konsumen,” ujarnya.

Pemerintah tambah Sihard, tentu menginginkan tren investasi aset kripto ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

“Kita ingin bisnis ini memberikan manfaat buat konsumen, dan dengan aturan yang benar dan sesuai ketentuan, konsumen tidak ada yang merasa dirugikan,” katanya.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Direktur Tertib Niaga Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI Sihard Pohan mengatakan, penguatan regulasi dan edukasi dirasa penting seiring dengan pertumbuhan minat masyarakat terkait aset kripto.

BACA JUGA : Khofifah Ajak Pengusaha Arab Saudi Ke Jatim Untuk Berinvestasi

“Orang-orang harus aware bahwa ini adalah bisnis dengan risiko tinggi. Jangan sampai orang tidak tahu lalu bermain, dan malah membuat bisnisnya rusak. Sehingga diperlukan aturan mana yang benar dari sisi bisnis, perlindungan konsumen, hingga perizinan. Jangan sampai bisnisnya lagi booming, malah terhambat,” kata Sihard dalam sebuah forum diskusi di Jakarta.

Sihard berharap, para pelaku investasi kripto dan sejenisnya mampu ambil bagian dalam memberikan wawasan dan masukan bagi pemerintah demi menciptakan regulasi yang sesuai.

“Aturan harus dibuat untuk para pemain dan bisa dipatuhi. Masukan dan informasi buat kami penting dalam nantinya membuat regulasi guna membimbing pelaku usaha agar patuh dalam perniagaan, dan tentu saja melindungi konsumen,” ujarnya.

Pemerintah tambah Sihard, tentu menginginkan tren investasi aset kripto ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

“Kita ingin bisnis ini memberikan manfaat buat konsumen, dan dengan aturan yang benar dan sesuai ketentuan, konsumen tidak ada yang merasa dirugikan,” katanya.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Direktur Tertib Niaga Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI Sihard Pohan mengatakan, penguatan regulasi dan edukasi dirasa penting seiring dengan pertumbuhan minat masyarakat terkait aset kripto.

BACA JUGA : Khofifah Ajak Pengusaha Arab Saudi Ke Jatim Untuk Berinvestasi

“Orang-orang harus aware bahwa ini adalah bisnis dengan risiko tinggi. Jangan sampai orang tidak tahu lalu bermain, dan malah membuat bisnisnya rusak. Sehingga diperlukan aturan mana yang benar dari sisi bisnis, perlindungan konsumen, hingga perizinan. Jangan sampai bisnisnya lagi booming, malah terhambat,” kata Sihard dalam sebuah forum diskusi di Jakarta.

Sihard berharap, para pelaku investasi kripto dan sejenisnya mampu ambil bagian dalam memberikan wawasan dan masukan bagi pemerintah demi menciptakan regulasi yang sesuai.

“Aturan harus dibuat untuk para pemain dan bisa dipatuhi. Masukan dan informasi buat kami penting dalam nantinya membuat regulasi guna membimbing pelaku usaha agar patuh dalam perniagaan, dan tentu saja melindungi konsumen,” ujarnya.

Pemerintah tambah Sihard, tentu menginginkan tren investasi aset kripto ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

“Kita ingin bisnis ini memberikan manfaat buat konsumen, dan dengan aturan yang benar dan sesuai ketentuan, konsumen tidak ada yang merasa dirugikan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/