alexametrics
30.3 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Fasum Terlantar Disulap Jadi Pujasera

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fasilitas umum (fasum) di Perumahan Puri Bunga Nirwana, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, yang lebih dari sepuluh tahun terlantar kini diubah menjadi pusat jajanan serba ada (Pujasera) oleh warga sekitar.

Ardhianto Eko Prasetio, SE, Ketua Forum Komunikasi Antar RW (Forka) menjelaskan, bahwa ide untuk membuat Pujasera muncul dari pertemuan Forka Se Puri Bunga Nirwana untuk memanfaatkan fasum dan meningkatkan perekonomian warga perumahan.

Alumni fakultas ekonomi, Universitas Jember itu menegaskan, untuk tahap awal, pujasera tersebut memiliki 14 stand berukuran 2×3 meter dan harga sewa per stand cukup murah tidak lebih dari Rp.2 juta setahun. “Pendirian pujasera ini juga untuk mengguyupkan warga Perumahan Puri Bunga Nirwana, mereka bisa ngobrol santai duduk di tikar sambil menikmati berbagai menu pilihan dengan harga terjangkau,” imbuh Ardhianto.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fasilitas umum (fasum) di Perumahan Puri Bunga Nirwana, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, yang lebih dari sepuluh tahun terlantar kini diubah menjadi pusat jajanan serba ada (Pujasera) oleh warga sekitar.

Ardhianto Eko Prasetio, SE, Ketua Forum Komunikasi Antar RW (Forka) menjelaskan, bahwa ide untuk membuat Pujasera muncul dari pertemuan Forka Se Puri Bunga Nirwana untuk memanfaatkan fasum dan meningkatkan perekonomian warga perumahan.

Alumni fakultas ekonomi, Universitas Jember itu menegaskan, untuk tahap awal, pujasera tersebut memiliki 14 stand berukuran 2×3 meter dan harga sewa per stand cukup murah tidak lebih dari Rp.2 juta setahun. “Pendirian pujasera ini juga untuk mengguyupkan warga Perumahan Puri Bunga Nirwana, mereka bisa ngobrol santai duduk di tikar sambil menikmati berbagai menu pilihan dengan harga terjangkau,” imbuh Ardhianto.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fasilitas umum (fasum) di Perumahan Puri Bunga Nirwana, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, yang lebih dari sepuluh tahun terlantar kini diubah menjadi pusat jajanan serba ada (Pujasera) oleh warga sekitar.

Ardhianto Eko Prasetio, SE, Ketua Forum Komunikasi Antar RW (Forka) menjelaskan, bahwa ide untuk membuat Pujasera muncul dari pertemuan Forka Se Puri Bunga Nirwana untuk memanfaatkan fasum dan meningkatkan perekonomian warga perumahan.

Alumni fakultas ekonomi, Universitas Jember itu menegaskan, untuk tahap awal, pujasera tersebut memiliki 14 stand berukuran 2×3 meter dan harga sewa per stand cukup murah tidak lebih dari Rp.2 juta setahun. “Pendirian pujasera ini juga untuk mengguyupkan warga Perumahan Puri Bunga Nirwana, mereka bisa ngobrol santai duduk di tikar sambil menikmati berbagai menu pilihan dengan harga terjangkau,” imbuh Ardhianto.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/