alexametrics
19.8 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Mie Sehat Buatan UMKM Jember

Kenalkan Mi Sehat Berbahan Singkong

Mobile_AP_Rectangle 1

Meski banyak mendapat pelanggan, namun prinsip yang ia gunakan saat berjualan ialah untuk mengubah cara pandang masyarakat. Terutama agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan dengan tetap mengonsumsi makanan yang lezat. “Untuk sekarang aku bukan berbisnis dulu. Soalnya itu yang diajarkan sama bapakku, karena mocaf ini masih baru di tengah masyarakat. Jadi, bagaimana masyarakat itu berubah pola pikirnya kalau mocaf itu bisa menggantikan mi lainnya,” katanya.

Satu porsi mi mocaf harganya hanya Rp 5.000, lengkap dengan berbagai topping. Seperti ayam suwir, sawi, bawang goreng, acar, dan seledri. Dalam sehari, Nana mampu menghabiskan mi mocaf 100 hingga 200 mangkuk. Atau menghasilkan omzet antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

Namun, sejak diberlakukannya PPKM, omzetnya turun drastis menjadi Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu. “Kalau dibilang provit, ya, provit. Tapi, tidak sesuai dengan provit yang aku inginkan. Jadi, niatnya menyadarkan masyarakat untuk beralih ke mocaf karena lebih sehat,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Reporter : Delfi Nihayah

Fotografer : Siti Istiana For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Meski banyak mendapat pelanggan, namun prinsip yang ia gunakan saat berjualan ialah untuk mengubah cara pandang masyarakat. Terutama agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan dengan tetap mengonsumsi makanan yang lezat. “Untuk sekarang aku bukan berbisnis dulu. Soalnya itu yang diajarkan sama bapakku, karena mocaf ini masih baru di tengah masyarakat. Jadi, bagaimana masyarakat itu berubah pola pikirnya kalau mocaf itu bisa menggantikan mi lainnya,” katanya.

Satu porsi mi mocaf harganya hanya Rp 5.000, lengkap dengan berbagai topping. Seperti ayam suwir, sawi, bawang goreng, acar, dan seledri. Dalam sehari, Nana mampu menghabiskan mi mocaf 100 hingga 200 mangkuk. Atau menghasilkan omzet antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

Namun, sejak diberlakukannya PPKM, omzetnya turun drastis menjadi Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu. “Kalau dibilang provit, ya, provit. Tapi, tidak sesuai dengan provit yang aku inginkan. Jadi, niatnya menyadarkan masyarakat untuk beralih ke mocaf karena lebih sehat,” pungkasnya.

Reporter : Delfi Nihayah

Fotografer : Siti Istiana For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

Meski banyak mendapat pelanggan, namun prinsip yang ia gunakan saat berjualan ialah untuk mengubah cara pandang masyarakat. Terutama agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan dengan tetap mengonsumsi makanan yang lezat. “Untuk sekarang aku bukan berbisnis dulu. Soalnya itu yang diajarkan sama bapakku, karena mocaf ini masih baru di tengah masyarakat. Jadi, bagaimana masyarakat itu berubah pola pikirnya kalau mocaf itu bisa menggantikan mi lainnya,” katanya.

Satu porsi mi mocaf harganya hanya Rp 5.000, lengkap dengan berbagai topping. Seperti ayam suwir, sawi, bawang goreng, acar, dan seledri. Dalam sehari, Nana mampu menghabiskan mi mocaf 100 hingga 200 mangkuk. Atau menghasilkan omzet antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

Namun, sejak diberlakukannya PPKM, omzetnya turun drastis menjadi Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu. “Kalau dibilang provit, ya, provit. Tapi, tidak sesuai dengan provit yang aku inginkan. Jadi, niatnya menyadarkan masyarakat untuk beralih ke mocaf karena lebih sehat,” pungkasnya.

Reporter : Delfi Nihayah

Fotografer : Siti Istiana For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/