alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Potensi Budi Daya Lobster Perlu Sentuhan

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBEREJO, Radar Jember – Budi daya lobster menjadi salah satu mata pencarian masyarakat di sekitar Pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo, Ambulu. Tak hanya budi daya, di sana ada banyak masyarakat yang juga menjadi nelayan pencari lobster.

Baca Juga : Operasi Yustisi di Bondowoso Berlanjut hingga Malam

Sampir, salah satu supplier lobster di Ambulu, mengaku, dalam sehari dia mampu mengirim sekitar satu sampai dua kuintal lobster dari nelayan dengan harga Rp 500 ribu per kilogramnya. “Dalam sebulan, bisa kisaran Rp 2 atau Rp 3 miliar omzetnya,” kata Sampir.

Mobile_AP_Rectangle 2

Omzet tersebut, menurutnya, dari satu supplier. Sementara, di sekitar Pantai Watu Ulo ada sekitar lima supplier yang mengirimkan lobster dari nelayan ke pabrik besar melalui ekspedisi untuk diekspor. “Kadang saya kirim ke Jakarta, tiga hari sekali, atau seminggu sekali,” imbuh Sampir.

- Advertisement -

SUMBEREJO, Radar Jember – Budi daya lobster menjadi salah satu mata pencarian masyarakat di sekitar Pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo, Ambulu. Tak hanya budi daya, di sana ada banyak masyarakat yang juga menjadi nelayan pencari lobster.

Baca Juga : Operasi Yustisi di Bondowoso Berlanjut hingga Malam

Sampir, salah satu supplier lobster di Ambulu, mengaku, dalam sehari dia mampu mengirim sekitar satu sampai dua kuintal lobster dari nelayan dengan harga Rp 500 ribu per kilogramnya. “Dalam sebulan, bisa kisaran Rp 2 atau Rp 3 miliar omzetnya,” kata Sampir.

Omzet tersebut, menurutnya, dari satu supplier. Sementara, di sekitar Pantai Watu Ulo ada sekitar lima supplier yang mengirimkan lobster dari nelayan ke pabrik besar melalui ekspedisi untuk diekspor. “Kadang saya kirim ke Jakarta, tiga hari sekali, atau seminggu sekali,” imbuh Sampir.

SUMBEREJO, Radar Jember – Budi daya lobster menjadi salah satu mata pencarian masyarakat di sekitar Pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo, Ambulu. Tak hanya budi daya, di sana ada banyak masyarakat yang juga menjadi nelayan pencari lobster.

Baca Juga : Operasi Yustisi di Bondowoso Berlanjut hingga Malam

Sampir, salah satu supplier lobster di Ambulu, mengaku, dalam sehari dia mampu mengirim sekitar satu sampai dua kuintal lobster dari nelayan dengan harga Rp 500 ribu per kilogramnya. “Dalam sebulan, bisa kisaran Rp 2 atau Rp 3 miliar omzetnya,” kata Sampir.

Omzet tersebut, menurutnya, dari satu supplier. Sementara, di sekitar Pantai Watu Ulo ada sekitar lima supplier yang mengirimkan lobster dari nelayan ke pabrik besar melalui ekspedisi untuk diekspor. “Kadang saya kirim ke Jakarta, tiga hari sekali, atau seminggu sekali,” imbuh Sampir.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/