alexametrics
26.7 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Minyak Curah Langka, Harga di Atas HET

Mobile_AP_Rectangle 1

Alasan masing-masing pedagang tidak menjual mayoritas sama. Minyak goreng curah yang memiliki harga lebih terjangkau dari minyak premium rupanya jadi langka di Jember. Tak sedikit masyarakat yang mencari bahkan mengantre untuk mendapatkannya.

Seperti yang diungkapkan oleh Tutik. Dikatakan, minyak goreng curah yang baru saja datang langsung diserbu pembeli. Banyak pembeli yang mengantre dan dalam waktu 1 jam saja habis. “Kosong, baru saja habis. Tadi pas datang sejam langsung habis,” jelas Tutik di tengah dagangannya. Dia mengaku menjual dengan harga Rp 17.000.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember Bambang Saputro menjelaskan, pasokan minyak goreng di Jember memang terbatas. Pihaknya sudah memanggil distributor minyak goreng curah dan dikatakan memang untuk saat ini pasokan migor curah di Jember hanya 50 persen.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan produsen migor curah untuk penambahan kuota dan kami bekerja sama dengan Pt Rajawali Losindo untuk melakukan pemerataan pendistribusian migor di pasar-pasar tradisional,” ungkap Bambang, kemarin.

 

Jurnalis : mg6, mg8
Fotografer : mg8
Redaktur : Nur Hariri

- Advertisement -

Alasan masing-masing pedagang tidak menjual mayoritas sama. Minyak goreng curah yang memiliki harga lebih terjangkau dari minyak premium rupanya jadi langka di Jember. Tak sedikit masyarakat yang mencari bahkan mengantre untuk mendapatkannya.

Seperti yang diungkapkan oleh Tutik. Dikatakan, minyak goreng curah yang baru saja datang langsung diserbu pembeli. Banyak pembeli yang mengantre dan dalam waktu 1 jam saja habis. “Kosong, baru saja habis. Tadi pas datang sejam langsung habis,” jelas Tutik di tengah dagangannya. Dia mengaku menjual dengan harga Rp 17.000.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember Bambang Saputro menjelaskan, pasokan minyak goreng di Jember memang terbatas. Pihaknya sudah memanggil distributor minyak goreng curah dan dikatakan memang untuk saat ini pasokan migor curah di Jember hanya 50 persen.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan produsen migor curah untuk penambahan kuota dan kami bekerja sama dengan Pt Rajawali Losindo untuk melakukan pemerataan pendistribusian migor di pasar-pasar tradisional,” ungkap Bambang, kemarin.

 

Jurnalis : mg6, mg8
Fotografer : mg8
Redaktur : Nur Hariri

Alasan masing-masing pedagang tidak menjual mayoritas sama. Minyak goreng curah yang memiliki harga lebih terjangkau dari minyak premium rupanya jadi langka di Jember. Tak sedikit masyarakat yang mencari bahkan mengantre untuk mendapatkannya.

Seperti yang diungkapkan oleh Tutik. Dikatakan, minyak goreng curah yang baru saja datang langsung diserbu pembeli. Banyak pembeli yang mengantre dan dalam waktu 1 jam saja habis. “Kosong, baru saja habis. Tadi pas datang sejam langsung habis,” jelas Tutik di tengah dagangannya. Dia mengaku menjual dengan harga Rp 17.000.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember Bambang Saputro menjelaskan, pasokan minyak goreng di Jember memang terbatas. Pihaknya sudah memanggil distributor minyak goreng curah dan dikatakan memang untuk saat ini pasokan migor curah di Jember hanya 50 persen.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan produsen migor curah untuk penambahan kuota dan kami bekerja sama dengan Pt Rajawali Losindo untuk melakukan pemerataan pendistribusian migor di pasar-pasar tradisional,” ungkap Bambang, kemarin.

 

Jurnalis : mg6, mg8
Fotografer : mg8
Redaktur : Nur Hariri

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/