alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Disini Bisa Pesan Puding dan Brownis Dadakan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – MAKANAN penutup atau dessert kini lagi naik daun. Sebab, selama kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), banyak ibu rumah tangga yang berinisiatif merintis usaha tersebut. Khoirini Ar Roziana, misalnya.

Perempuan yang juga karyawan swasta ini mulai membuka usahanya sejak Juni lalu. Seiring berjalannya waktu, usahanya itu mendapat sambutan baik. Banyak kolega dan kenalannya yang berminat. Hingga saat ini, bisnis kudapan manis milik Rini itu banjir permintaan.

Usaha rumahan itu bermula saat Rini ingin belajar membuat puding karena dia memang menyukainya. Lambat laun, dia ketagihan membuat makanan lembek itu dan berkreasi dengan membuat tampilannya semenarik mungkin. Dia juga menyukai tekstur puding yang lembut di mulut, serta memiliki cita rasa manis. “Saya memang suka makan puding. Lalu, mencoba bikin sesuai resep,” kata Rini, di sela-sela kesibukannya sebagai pekerja kantoran itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kemudian, iseng-iseng Rini mengunggah hasil masakannya itu ke media sosial. Siapa sangka, unggahannya tersebut mendapat sambutan. Beberapa orang lantas memesan karena tertarik dengan sajiannya yang cantik. Apalagi, juga dipadupadankan dengan buah yang menjadi topping. Mereka mengira puding postingan Rini untuk dikomersialkan. “Padahal cuma iseng. Tak bikin status di WA,” ungkapnya.

Sejak itu, tetangga kompleks rumah dan teman-teman Rini mulai memesan puding kepadanya. Ia pun semakin bersemangat untuk belajar membuat aneka puding. Belakangan, menu yang ia buat semakin berkembang. Tak hanya puding, tapi juga brownies dan beberapa kudapan lainnya. “Tiap ada yang pesan, pasti tak tanya kurang apa. Ini untuk evaluasi,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – MAKANAN penutup atau dessert kini lagi naik daun. Sebab, selama kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), banyak ibu rumah tangga yang berinisiatif merintis usaha tersebut. Khoirini Ar Roziana, misalnya.

Perempuan yang juga karyawan swasta ini mulai membuka usahanya sejak Juni lalu. Seiring berjalannya waktu, usahanya itu mendapat sambutan baik. Banyak kolega dan kenalannya yang berminat. Hingga saat ini, bisnis kudapan manis milik Rini itu banjir permintaan.

Usaha rumahan itu bermula saat Rini ingin belajar membuat puding karena dia memang menyukainya. Lambat laun, dia ketagihan membuat makanan lembek itu dan berkreasi dengan membuat tampilannya semenarik mungkin. Dia juga menyukai tekstur puding yang lembut di mulut, serta memiliki cita rasa manis. “Saya memang suka makan puding. Lalu, mencoba bikin sesuai resep,” kata Rini, di sela-sela kesibukannya sebagai pekerja kantoran itu.

Kemudian, iseng-iseng Rini mengunggah hasil masakannya itu ke media sosial. Siapa sangka, unggahannya tersebut mendapat sambutan. Beberapa orang lantas memesan karena tertarik dengan sajiannya yang cantik. Apalagi, juga dipadupadankan dengan buah yang menjadi topping. Mereka mengira puding postingan Rini untuk dikomersialkan. “Padahal cuma iseng. Tak bikin status di WA,” ungkapnya.

Sejak itu, tetangga kompleks rumah dan teman-teman Rini mulai memesan puding kepadanya. Ia pun semakin bersemangat untuk belajar membuat aneka puding. Belakangan, menu yang ia buat semakin berkembang. Tak hanya puding, tapi juga brownies dan beberapa kudapan lainnya. “Tiap ada yang pesan, pasti tak tanya kurang apa. Ini untuk evaluasi,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – MAKANAN penutup atau dessert kini lagi naik daun. Sebab, selama kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), banyak ibu rumah tangga yang berinisiatif merintis usaha tersebut. Khoirini Ar Roziana, misalnya.

Perempuan yang juga karyawan swasta ini mulai membuka usahanya sejak Juni lalu. Seiring berjalannya waktu, usahanya itu mendapat sambutan baik. Banyak kolega dan kenalannya yang berminat. Hingga saat ini, bisnis kudapan manis milik Rini itu banjir permintaan.

Usaha rumahan itu bermula saat Rini ingin belajar membuat puding karena dia memang menyukainya. Lambat laun, dia ketagihan membuat makanan lembek itu dan berkreasi dengan membuat tampilannya semenarik mungkin. Dia juga menyukai tekstur puding yang lembut di mulut, serta memiliki cita rasa manis. “Saya memang suka makan puding. Lalu, mencoba bikin sesuai resep,” kata Rini, di sela-sela kesibukannya sebagai pekerja kantoran itu.

Kemudian, iseng-iseng Rini mengunggah hasil masakannya itu ke media sosial. Siapa sangka, unggahannya tersebut mendapat sambutan. Beberapa orang lantas memesan karena tertarik dengan sajiannya yang cantik. Apalagi, juga dipadupadankan dengan buah yang menjadi topping. Mereka mengira puding postingan Rini untuk dikomersialkan. “Padahal cuma iseng. Tak bikin status di WA,” ungkapnya.

Sejak itu, tetangga kompleks rumah dan teman-teman Rini mulai memesan puding kepadanya. Ia pun semakin bersemangat untuk belajar membuat aneka puding. Belakangan, menu yang ia buat semakin berkembang. Tak hanya puding, tapi juga brownies dan beberapa kudapan lainnya. “Tiap ada yang pesan, pasti tak tanya kurang apa. Ini untuk evaluasi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/