alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Harga Chevrolet Bolt Dipangkas hingga 18 Persen

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Pemangkasan harga Chevrolet Bolt listrik hingga 18 persen oleh General Motors Co (GM) setelah produsen mobil Detroit itu menghentikan penjualan selama enam bulan setelah penarikan baterai.

BACA JUGA : Single Setengah Mati, Debut KAV Ramaikan Industri Musik Tanah Air

GM memotong harga Bolt sekitar 6.000 dollar AS (Rp87 juta) dan sebanyak 18 persen untuk versi harga terendah, yang akan dimulai dari 26.595 dollar AS (Rp387 juta) turun dari 32.495 dollar AS (Rp474 juta). Adapun Bolt EUV (electric utility vehicle) akan dijual mulai dari 28.195 dollar AS (Rp411 juta), turun dari 35.695 dollar AS (Rp520 juta).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Perubahan ini mencerminkan keinginan berkelanjutan kami untuk memastikan Bolt EV/EUV kompetitif di pasar,” kata GM dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters, Kamis.

Perusahaan menambahkan bahwa keterjangkauan selalu menjadi prioritas untuk kendaraan ini.
GM mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membangun lebih banyak Bolt EV dan EUV tahun ini daripada tahun-tahun lainnya sejak diluncurkan pada 2016. Penjualan Bolt pada 2021 mencapai angka tertinggi 24.828 kendaraan.

GM melanjutkan produksi Bolt pada bulan April setelah penarikan baterai besar-besaran pada bulan Agustus dan mulai melanjutkan penjualan awal tahun ini.

Perusahaan bulan Agustus memperluas penarikan Bolt ke lebih dari 140.000 kendaraan untuk menggantikan modul baterai setelah serangkaian kebakaran di kendaraan yang diparkir, dan menghentikan produksi dan penjualan ritel.

GM mengatakan pada bulan Agustus bahwa pihaknya telah menarik semua kendaraan Bolt yang dibuat sejak mulai diproduksi.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Pemangkasan harga Chevrolet Bolt listrik hingga 18 persen oleh General Motors Co (GM) setelah produsen mobil Detroit itu menghentikan penjualan selama enam bulan setelah penarikan baterai.

BACA JUGA : Single Setengah Mati, Debut KAV Ramaikan Industri Musik Tanah Air

GM memotong harga Bolt sekitar 6.000 dollar AS (Rp87 juta) dan sebanyak 18 persen untuk versi harga terendah, yang akan dimulai dari 26.595 dollar AS (Rp387 juta) turun dari 32.495 dollar AS (Rp474 juta). Adapun Bolt EUV (electric utility vehicle) akan dijual mulai dari 28.195 dollar AS (Rp411 juta), turun dari 35.695 dollar AS (Rp520 juta).

“Perubahan ini mencerminkan keinginan berkelanjutan kami untuk memastikan Bolt EV/EUV kompetitif di pasar,” kata GM dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters, Kamis.

Perusahaan menambahkan bahwa keterjangkauan selalu menjadi prioritas untuk kendaraan ini.
GM mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membangun lebih banyak Bolt EV dan EUV tahun ini daripada tahun-tahun lainnya sejak diluncurkan pada 2016. Penjualan Bolt pada 2021 mencapai angka tertinggi 24.828 kendaraan.

GM melanjutkan produksi Bolt pada bulan April setelah penarikan baterai besar-besaran pada bulan Agustus dan mulai melanjutkan penjualan awal tahun ini.

Perusahaan bulan Agustus memperluas penarikan Bolt ke lebih dari 140.000 kendaraan untuk menggantikan modul baterai setelah serangkaian kebakaran di kendaraan yang diparkir, dan menghentikan produksi dan penjualan ritel.

GM mengatakan pada bulan Agustus bahwa pihaknya telah menarik semua kendaraan Bolt yang dibuat sejak mulai diproduksi.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Pemangkasan harga Chevrolet Bolt listrik hingga 18 persen oleh General Motors Co (GM) setelah produsen mobil Detroit itu menghentikan penjualan selama enam bulan setelah penarikan baterai.

BACA JUGA : Single Setengah Mati, Debut KAV Ramaikan Industri Musik Tanah Air

GM memotong harga Bolt sekitar 6.000 dollar AS (Rp87 juta) dan sebanyak 18 persen untuk versi harga terendah, yang akan dimulai dari 26.595 dollar AS (Rp387 juta) turun dari 32.495 dollar AS (Rp474 juta). Adapun Bolt EUV (electric utility vehicle) akan dijual mulai dari 28.195 dollar AS (Rp411 juta), turun dari 35.695 dollar AS (Rp520 juta).

“Perubahan ini mencerminkan keinginan berkelanjutan kami untuk memastikan Bolt EV/EUV kompetitif di pasar,” kata GM dalam sebuah pernyataan, dikutip Reuters, Kamis.

Perusahaan menambahkan bahwa keterjangkauan selalu menjadi prioritas untuk kendaraan ini.
GM mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membangun lebih banyak Bolt EV dan EUV tahun ini daripada tahun-tahun lainnya sejak diluncurkan pada 2016. Penjualan Bolt pada 2021 mencapai angka tertinggi 24.828 kendaraan.

GM melanjutkan produksi Bolt pada bulan April setelah penarikan baterai besar-besaran pada bulan Agustus dan mulai melanjutkan penjualan awal tahun ini.

Perusahaan bulan Agustus memperluas penarikan Bolt ke lebih dari 140.000 kendaraan untuk menggantikan modul baterai setelah serangkaian kebakaran di kendaraan yang diparkir, dan menghentikan produksi dan penjualan ritel.

GM mengatakan pada bulan Agustus bahwa pihaknya telah menarik semua kendaraan Bolt yang dibuat sejak mulai diproduksi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/