alexametrics
24.3 C
Jember
Sunday, 22 May 2022

Harga Ikan Laut Naik Hingga Rp 80 ribu per kilogram

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Angin kencang selama beberapa hari terakhir membuat sejumlah nelayan tidak melaut. Imbasnya, hasil tangkapan ikan menurun. Hal itu pun memengaruhi harga ikan di pasar tradisional. Namun demikian, tidak semua harga ikan naik.

Menurut Ifan, staf Pencatatan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Disperindag Jember, naiknya harga ikan laut bukan hanya terjadi sekali dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Oktober sampai November, harga ikan laut jenis kerapu masih berada pada harga Rp 40 ribu per kilogram.

Memasuki Bulan Desember, harga ikan kerapu naik menjadi Rp 65 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram. Nah, sejak pergantian tahun, harga ikan laut jenis kerapu bisa mencapai Rp 75 ribu sampai Rp 80 ribu per kilogram.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ifan menambahkan, kenaikan harga ikan laut dipengaruhi oleh ombak tinggi dan angin kencang. Sehingga nelayan tidak bisa melaut. Kemudian, stok ikan laut yang mulai menipis dan kebutuhan masyarakat akan ikan laut juga menjadi penyebab tingginya harga ikan laut. “Banyak nelayan gak bisa nyari ikan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Senin (31/1).

Menurut Ifan, tingginya harga ikan laut mengakibatkan banyak pedagang beralih ke ikan air tawar seperti nila dan gurami. Sebab, harga ikan air tawar masih terbilang normal. Yaitu di kisaran Rp 35.000 per kilogram untuk jenis gurami.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Angin kencang selama beberapa hari terakhir membuat sejumlah nelayan tidak melaut. Imbasnya, hasil tangkapan ikan menurun. Hal itu pun memengaruhi harga ikan di pasar tradisional. Namun demikian, tidak semua harga ikan naik.

Menurut Ifan, staf Pencatatan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Disperindag Jember, naiknya harga ikan laut bukan hanya terjadi sekali dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Oktober sampai November, harga ikan laut jenis kerapu masih berada pada harga Rp 40 ribu per kilogram.

Memasuki Bulan Desember, harga ikan kerapu naik menjadi Rp 65 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram. Nah, sejak pergantian tahun, harga ikan laut jenis kerapu bisa mencapai Rp 75 ribu sampai Rp 80 ribu per kilogram.

Ifan menambahkan, kenaikan harga ikan laut dipengaruhi oleh ombak tinggi dan angin kencang. Sehingga nelayan tidak bisa melaut. Kemudian, stok ikan laut yang mulai menipis dan kebutuhan masyarakat akan ikan laut juga menjadi penyebab tingginya harga ikan laut. “Banyak nelayan gak bisa nyari ikan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Senin (31/1).

Menurut Ifan, tingginya harga ikan laut mengakibatkan banyak pedagang beralih ke ikan air tawar seperti nila dan gurami. Sebab, harga ikan air tawar masih terbilang normal. Yaitu di kisaran Rp 35.000 per kilogram untuk jenis gurami.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Angin kencang selama beberapa hari terakhir membuat sejumlah nelayan tidak melaut. Imbasnya, hasil tangkapan ikan menurun. Hal itu pun memengaruhi harga ikan di pasar tradisional. Namun demikian, tidak semua harga ikan naik.

Menurut Ifan, staf Pencatatan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Disperindag Jember, naiknya harga ikan laut bukan hanya terjadi sekali dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Oktober sampai November, harga ikan laut jenis kerapu masih berada pada harga Rp 40 ribu per kilogram.

Memasuki Bulan Desember, harga ikan kerapu naik menjadi Rp 65 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram. Nah, sejak pergantian tahun, harga ikan laut jenis kerapu bisa mencapai Rp 75 ribu sampai Rp 80 ribu per kilogram.

Ifan menambahkan, kenaikan harga ikan laut dipengaruhi oleh ombak tinggi dan angin kencang. Sehingga nelayan tidak bisa melaut. Kemudian, stok ikan laut yang mulai menipis dan kebutuhan masyarakat akan ikan laut juga menjadi penyebab tingginya harga ikan laut. “Banyak nelayan gak bisa nyari ikan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jember, Senin (31/1).

Menurut Ifan, tingginya harga ikan laut mengakibatkan banyak pedagang beralih ke ikan air tawar seperti nila dan gurami. Sebab, harga ikan air tawar masih terbilang normal. Yaitu di kisaran Rp 35.000 per kilogram untuk jenis gurami.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/