alexametrics
28.3 C
Jember
Saturday, 22 January 2022

Hari Batik Nasional, Ajang Patenkan Khas Daerah

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak lama lagi, lomba desain motif batik dan fashion batik yang digelar oleh Pemkab Jember melalui Dinas Koperasi dan UMKM akan segera dimulai. Kompetisi seni dan budaya itu bukan hanya ajang perlombaan, namun sebagai upaya untuk menetapkan motif batik khas daerah kabupaten setempat.

Bekerja sama dengan Radar Jember, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, momentum tersebut sekaligus sebagai perayaan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober. “Menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada Oktober mendatang, kami bersama Radar Jember menggelar Lomba Desain Batik Jember dan fashion batik virtual,” tuturnya.

Selain itu, lomba tersebut juga bertujuan untuk mengedukasi seluruh masyarakat tentang kekayaan khazanah batik. Dan menjadi ajang kreativitas bagi pelajar, mahasiswa, masyarakat, serta pelaku usaha batik untuk menuangkan kreasi desain batiknya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tentunya, kompetisi ini juga dapat menjadi panggung bagi desainer dan perajin batik di panggung fashion. Sehingga, nantinya dapat memberi dampak untuk mendorong berkembangnya usaha mikro guna menunjang perekonomian daerah. “Sasaran lomba adalah masyarakat, pemuda, dan mahasiswa. Juga perajin dan desainer batik,” imbuh Hendy.

Target dari lomba tersebut yaitu mencari desain batik terbaik yang mencerminkan kebudayaan, semangat dan dinamika masyarakat Jember sesuai dengan potensi yang ada di Jember. Di samping itu, untuk mendorong gairah para perajin batik agar terus mengembangkan produk batiknya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak lama lagi, lomba desain motif batik dan fashion batik yang digelar oleh Pemkab Jember melalui Dinas Koperasi dan UMKM akan segera dimulai. Kompetisi seni dan budaya itu bukan hanya ajang perlombaan, namun sebagai upaya untuk menetapkan motif batik khas daerah kabupaten setempat.

Bekerja sama dengan Radar Jember, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, momentum tersebut sekaligus sebagai perayaan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober. “Menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada Oktober mendatang, kami bersama Radar Jember menggelar Lomba Desain Batik Jember dan fashion batik virtual,” tuturnya.

Selain itu, lomba tersebut juga bertujuan untuk mengedukasi seluruh masyarakat tentang kekayaan khazanah batik. Dan menjadi ajang kreativitas bagi pelajar, mahasiswa, masyarakat, serta pelaku usaha batik untuk menuangkan kreasi desain batiknya.

Tentunya, kompetisi ini juga dapat menjadi panggung bagi desainer dan perajin batik di panggung fashion. Sehingga, nantinya dapat memberi dampak untuk mendorong berkembangnya usaha mikro guna menunjang perekonomian daerah. “Sasaran lomba adalah masyarakat, pemuda, dan mahasiswa. Juga perajin dan desainer batik,” imbuh Hendy.

Target dari lomba tersebut yaitu mencari desain batik terbaik yang mencerminkan kebudayaan, semangat dan dinamika masyarakat Jember sesuai dengan potensi yang ada di Jember. Di samping itu, untuk mendorong gairah para perajin batik agar terus mengembangkan produk batiknya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tak lama lagi, lomba desain motif batik dan fashion batik yang digelar oleh Pemkab Jember melalui Dinas Koperasi dan UMKM akan segera dimulai. Kompetisi seni dan budaya itu bukan hanya ajang perlombaan, namun sebagai upaya untuk menetapkan motif batik khas daerah kabupaten setempat.

Bekerja sama dengan Radar Jember, Bupati Jember Hendy Siswanto mengatakan, momentum tersebut sekaligus sebagai perayaan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober. “Menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada Oktober mendatang, kami bersama Radar Jember menggelar Lomba Desain Batik Jember dan fashion batik virtual,” tuturnya.

Selain itu, lomba tersebut juga bertujuan untuk mengedukasi seluruh masyarakat tentang kekayaan khazanah batik. Dan menjadi ajang kreativitas bagi pelajar, mahasiswa, masyarakat, serta pelaku usaha batik untuk menuangkan kreasi desain batiknya.

Tentunya, kompetisi ini juga dapat menjadi panggung bagi desainer dan perajin batik di panggung fashion. Sehingga, nantinya dapat memberi dampak untuk mendorong berkembangnya usaha mikro guna menunjang perekonomian daerah. “Sasaran lomba adalah masyarakat, pemuda, dan mahasiswa. Juga perajin dan desainer batik,” imbuh Hendy.

Target dari lomba tersebut yaitu mencari desain batik terbaik yang mencerminkan kebudayaan, semangat dan dinamika masyarakat Jember sesuai dengan potensi yang ada di Jember. Di samping itu, untuk mendorong gairah para perajin batik agar terus mengembangkan produk batiknya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca