alexametrics
26 C
Jember
Thursday, 23 September 2021
spot_imgspot_img

Unik, Pria di Jember Ini Bikin Akuarium dari Televisi Rongsok

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIWATES.RADARJEMBER.ID – Ada saja ide Anang Pujiarto, warga Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, ini. Mengetahui televisi lawas di ruang tamunya rusak, ia memanfaatkan sebagai wadah ikan. Ya, Anang menyulap televisi itu menjadi sebuah akuarium.

Bapak tiga anak ini masih ingat, awal mula dirinya punya ide semacam itu. Setelah mengetahui televisinya rusak, sebenarnya ia berniat membetulkannya ke tukang servis. Namun, ongkos servis tersebut dinilainya cukup mahal dan tidak jauh beda dengan harga membeli televisi baru. Anang lantas mengurungkan niatan tersebut. Kemudian bangkai televisi itu dibiarkan begitu saja berbulan-bulan di taruh dekat pintu kamar.

Saat duduk di ruang tamu, pria tersebut lantas memutar otak bagaimana televisi rusak itu bisa dimanfaatkan. Kala itu, belum muncul insipirasi mau diapakan barang elekronik itu. Setelah menatap ke arah kolam ikan, tiba-tiba terbesit ide bikin akuarium.

Mobile_AP_Rectangle 2

Keesokan hari, persisnya tahun 2013 lalu, Anang beringsut dari tempat duduk lantas mendekati televisi itu. Diambilah lap dan ember berisi air dari kamar mandi, kemudian pelan-pelan tangan laki-laki asli belakang Pasar Kepatihan ini membersihkan bodi televisi yang sudah berdebu. Dan dalam hitungan menit benda itu kelihatan kinclong kembali.

Setelah televisi itu kering, Anang mengambil obeng dan membuka bagian belakang. Di situ dia berpikir kembali bagaimana cara membuang isi tabung televisi tanpa ada satu pun peranti elektronik yang tersisa. Untuk urusan elektronik, kala itu dia belum begitu paham. Maklum, m meski pernah menamatkan sekolah di SMK, namun ia bukan jurusan elekronik.

Berbekal kesabaran, televisi itu pun dipreteli sehingga tinggal kaca depan serta rangka. Kata dia, membuat akuarium televisi itu bukan hal mudah. Karena ketika mendekorasi televisi menggunakan ornamen plastic, muncul persoalan baru bagaimana agar kaca dan dekorasi tampak simetris.

“Pembuatan aquarium unik ini memang rumit dan butuh waktu lama. Paling cepat satu bulan dan pengerjaan itu dilakukan saat waktu luang. Maklum aku saban hari jualan kerupuk di depan Pasar Sabtuan Tegalbesar, dan pulang malam hari. Biasanya, kalau capek langsung tidur,” kata Anang.

- Advertisement -

KALIWATES.RADARJEMBER.ID – Ada saja ide Anang Pujiarto, warga Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, ini. Mengetahui televisi lawas di ruang tamunya rusak, ia memanfaatkan sebagai wadah ikan. Ya, Anang menyulap televisi itu menjadi sebuah akuarium.

Bapak tiga anak ini masih ingat, awal mula dirinya punya ide semacam itu. Setelah mengetahui televisinya rusak, sebenarnya ia berniat membetulkannya ke tukang servis. Namun, ongkos servis tersebut dinilainya cukup mahal dan tidak jauh beda dengan harga membeli televisi baru. Anang lantas mengurungkan niatan tersebut. Kemudian bangkai televisi itu dibiarkan begitu saja berbulan-bulan di taruh dekat pintu kamar.

Saat duduk di ruang tamu, pria tersebut lantas memutar otak bagaimana televisi rusak itu bisa dimanfaatkan. Kala itu, belum muncul insipirasi mau diapakan barang elekronik itu. Setelah menatap ke arah kolam ikan, tiba-tiba terbesit ide bikin akuarium.

Keesokan hari, persisnya tahun 2013 lalu, Anang beringsut dari tempat duduk lantas mendekati televisi itu. Diambilah lap dan ember berisi air dari kamar mandi, kemudian pelan-pelan tangan laki-laki asli belakang Pasar Kepatihan ini membersihkan bodi televisi yang sudah berdebu. Dan dalam hitungan menit benda itu kelihatan kinclong kembali.

Setelah televisi itu kering, Anang mengambil obeng dan membuka bagian belakang. Di situ dia berpikir kembali bagaimana cara membuang isi tabung televisi tanpa ada satu pun peranti elektronik yang tersisa. Untuk urusan elektronik, kala itu dia belum begitu paham. Maklum, m meski pernah menamatkan sekolah di SMK, namun ia bukan jurusan elekronik.

Berbekal kesabaran, televisi itu pun dipreteli sehingga tinggal kaca depan serta rangka. Kata dia, membuat akuarium televisi itu bukan hal mudah. Karena ketika mendekorasi televisi menggunakan ornamen plastic, muncul persoalan baru bagaimana agar kaca dan dekorasi tampak simetris.

“Pembuatan aquarium unik ini memang rumit dan butuh waktu lama. Paling cepat satu bulan dan pengerjaan itu dilakukan saat waktu luang. Maklum aku saban hari jualan kerupuk di depan Pasar Sabtuan Tegalbesar, dan pulang malam hari. Biasanya, kalau capek langsung tidur,” kata Anang.

KALIWATES.RADARJEMBER.ID – Ada saja ide Anang Pujiarto, warga Perumahan Taman Gading, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, ini. Mengetahui televisi lawas di ruang tamunya rusak, ia memanfaatkan sebagai wadah ikan. Ya, Anang menyulap televisi itu menjadi sebuah akuarium.

Bapak tiga anak ini masih ingat, awal mula dirinya punya ide semacam itu. Setelah mengetahui televisinya rusak, sebenarnya ia berniat membetulkannya ke tukang servis. Namun, ongkos servis tersebut dinilainya cukup mahal dan tidak jauh beda dengan harga membeli televisi baru. Anang lantas mengurungkan niatan tersebut. Kemudian bangkai televisi itu dibiarkan begitu saja berbulan-bulan di taruh dekat pintu kamar.

Saat duduk di ruang tamu, pria tersebut lantas memutar otak bagaimana televisi rusak itu bisa dimanfaatkan. Kala itu, belum muncul insipirasi mau diapakan barang elekronik itu. Setelah menatap ke arah kolam ikan, tiba-tiba terbesit ide bikin akuarium.

Keesokan hari, persisnya tahun 2013 lalu, Anang beringsut dari tempat duduk lantas mendekati televisi itu. Diambilah lap dan ember berisi air dari kamar mandi, kemudian pelan-pelan tangan laki-laki asli belakang Pasar Kepatihan ini membersihkan bodi televisi yang sudah berdebu. Dan dalam hitungan menit benda itu kelihatan kinclong kembali.

Setelah televisi itu kering, Anang mengambil obeng dan membuka bagian belakang. Di situ dia berpikir kembali bagaimana cara membuang isi tabung televisi tanpa ada satu pun peranti elektronik yang tersisa. Untuk urusan elektronik, kala itu dia belum begitu paham. Maklum, m meski pernah menamatkan sekolah di SMK, namun ia bukan jurusan elekronik.

Berbekal kesabaran, televisi itu pun dipreteli sehingga tinggal kaca depan serta rangka. Kata dia, membuat akuarium televisi itu bukan hal mudah. Karena ketika mendekorasi televisi menggunakan ornamen plastic, muncul persoalan baru bagaimana agar kaca dan dekorasi tampak simetris.

“Pembuatan aquarium unik ini memang rumit dan butuh waktu lama. Paling cepat satu bulan dan pengerjaan itu dilakukan saat waktu luang. Maklum aku saban hari jualan kerupuk di depan Pasar Sabtuan Tegalbesar, dan pulang malam hari. Biasanya, kalau capek langsung tidur,” kata Anang.


BERITA TERKINI

Wajib Dibaca