alexametrics
22.4 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Seniman Barongsai Sepi Pertunjukan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perayaan Imlek di tengah pandemi bukan menjadi kabar baik bagi para seniman barongsai. Salah satunya adalah sanggar Barongsai Naga Langit. Tahun ini, para seniman barongsai nyaris tak ada tawaran pertunjukan.

Paguyuban barongsai dari Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, dengan lebih dari 20 personel ini biasanya melakukan pertunjukan di kelenteng. Baik di Jember maupun di luar daerah. Abdillah, salah satu anggota paguyuban barongsai, mengungkapkan, biasanya H-7 sebelum Imlek pihaknya sudah mendapat undangan dari kelenteng-kelenteng di Jember. Dalam satu hari mereka bisa tampil di tujuh tempat. “Paling banyak di Bondowoso dan Banyuwangi,” kata Abdillah, kemarin (14/2).

Namun, saat ini grupnya hanya mendapat undangan pertunjukan dari tempat perbelanjaan saja. Hotel dan kelenteng sama sekali tak mengundangnya untuk mengadakan pertunjukan. Dirinya memahami, hal ini disebabkan faktor pandemi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kendati demikian, Abdillah bersyukur pertunjukan barongsai tidak sampai mati total. “Masih ada yang mengundang. Kemarin di Banyuwangi ada di tiga tempat,” tambah siswa SMKN 5 Jember itu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perayaan Imlek di tengah pandemi bukan menjadi kabar baik bagi para seniman barongsai. Salah satunya adalah sanggar Barongsai Naga Langit. Tahun ini, para seniman barongsai nyaris tak ada tawaran pertunjukan.

Paguyuban barongsai dari Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, dengan lebih dari 20 personel ini biasanya melakukan pertunjukan di kelenteng. Baik di Jember maupun di luar daerah. Abdillah, salah satu anggota paguyuban barongsai, mengungkapkan, biasanya H-7 sebelum Imlek pihaknya sudah mendapat undangan dari kelenteng-kelenteng di Jember. Dalam satu hari mereka bisa tampil di tujuh tempat. “Paling banyak di Bondowoso dan Banyuwangi,” kata Abdillah, kemarin (14/2).

Namun, saat ini grupnya hanya mendapat undangan pertunjukan dari tempat perbelanjaan saja. Hotel dan kelenteng sama sekali tak mengundangnya untuk mengadakan pertunjukan. Dirinya memahami, hal ini disebabkan faktor pandemi.

Kendati demikian, Abdillah bersyukur pertunjukan barongsai tidak sampai mati total. “Masih ada yang mengundang. Kemarin di Banyuwangi ada di tiga tempat,” tambah siswa SMKN 5 Jember itu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Perayaan Imlek di tengah pandemi bukan menjadi kabar baik bagi para seniman barongsai. Salah satunya adalah sanggar Barongsai Naga Langit. Tahun ini, para seniman barongsai nyaris tak ada tawaran pertunjukan.

Paguyuban barongsai dari Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang, dengan lebih dari 20 personel ini biasanya melakukan pertunjukan di kelenteng. Baik di Jember maupun di luar daerah. Abdillah, salah satu anggota paguyuban barongsai, mengungkapkan, biasanya H-7 sebelum Imlek pihaknya sudah mendapat undangan dari kelenteng-kelenteng di Jember. Dalam satu hari mereka bisa tampil di tujuh tempat. “Paling banyak di Bondowoso dan Banyuwangi,” kata Abdillah, kemarin (14/2).

Namun, saat ini grupnya hanya mendapat undangan pertunjukan dari tempat perbelanjaan saja. Hotel dan kelenteng sama sekali tak mengundangnya untuk mengadakan pertunjukan. Dirinya memahami, hal ini disebabkan faktor pandemi.

Kendati demikian, Abdillah bersyukur pertunjukan barongsai tidak sampai mati total. “Masih ada yang mengundang. Kemarin di Banyuwangi ada di tiga tempat,” tambah siswa SMKN 5 Jember itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/