alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Ruang Tamu Dijadikan Tempat Latihan Panjat Tebing

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 bukan halangan bagi Achmad Haydar Priyatama (15) untuk berlatih panjat tebing.  Bahkan sudah setahun ini dia latihan panjat tebing di rumah. Sebab di sekolah seluruh kegiatan dibatasi, termasuk panjat tebing.

Siswa kelas IX , SMP Negeri 4 Jember itu berlatih di rumah menggunakan dinding rumah. Ruang tamu berukuran 3 x 5 meter disulap oleh anak kedua pasangan Mariono dan Nuryati Ningsih ini menjadi arena panjat tebing.

Ruang tamu itu didesain sedemikian rupa oleh sang bapak. Di tembok ruang tamu sempit itu terpasang delapan lembar tripleks dengan ketebalan 18 milimeter dan dilengkapi batu imitasi terbuat dari campuran pasir.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kemiringan triplek mencapai 60 sampai 10 derajat dilengkapi pegangan tangan terbuat dari kayu, kalau tidak ada  tamu saya berlatih di ruangan tersebut tiap selama enam puluh menit,” tegas Haydar, yang beralamat di Lingkungan Krajan, Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang.

Remaja kelahiran 29 Desember 2005, ini latihan rutin karena ingin melanjutkan SMA di SMAN Olahraga (SMANOR) Sidoarjo. Tentunya melalui kemampuan olahraga panjat tebingnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 bukan halangan bagi Achmad Haydar Priyatama (15) untuk berlatih panjat tebing.  Bahkan sudah setahun ini dia latihan panjat tebing di rumah. Sebab di sekolah seluruh kegiatan dibatasi, termasuk panjat tebing.

Siswa kelas IX , SMP Negeri 4 Jember itu berlatih di rumah menggunakan dinding rumah. Ruang tamu berukuran 3 x 5 meter disulap oleh anak kedua pasangan Mariono dan Nuryati Ningsih ini menjadi arena panjat tebing.

Ruang tamu itu didesain sedemikian rupa oleh sang bapak. Di tembok ruang tamu sempit itu terpasang delapan lembar tripleks dengan ketebalan 18 milimeter dan dilengkapi batu imitasi terbuat dari campuran pasir.

“Kemiringan triplek mencapai 60 sampai 10 derajat dilengkapi pegangan tangan terbuat dari kayu, kalau tidak ada  tamu saya berlatih di ruangan tersebut tiap selama enam puluh menit,” tegas Haydar, yang beralamat di Lingkungan Krajan, Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang.

Remaja kelahiran 29 Desember 2005, ini latihan rutin karena ingin melanjutkan SMA di SMAN Olahraga (SMANOR) Sidoarjo. Tentunya melalui kemampuan olahraga panjat tebingnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pandemi Covid-19 bukan halangan bagi Achmad Haydar Priyatama (15) untuk berlatih panjat tebing.  Bahkan sudah setahun ini dia latihan panjat tebing di rumah. Sebab di sekolah seluruh kegiatan dibatasi, termasuk panjat tebing.

Siswa kelas IX , SMP Negeri 4 Jember itu berlatih di rumah menggunakan dinding rumah. Ruang tamu berukuran 3 x 5 meter disulap oleh anak kedua pasangan Mariono dan Nuryati Ningsih ini menjadi arena panjat tebing.

Ruang tamu itu didesain sedemikian rupa oleh sang bapak. Di tembok ruang tamu sempit itu terpasang delapan lembar tripleks dengan ketebalan 18 milimeter dan dilengkapi batu imitasi terbuat dari campuran pasir.

“Kemiringan triplek mencapai 60 sampai 10 derajat dilengkapi pegangan tangan terbuat dari kayu, kalau tidak ada  tamu saya berlatih di ruangan tersebut tiap selama enam puluh menit,” tegas Haydar, yang beralamat di Lingkungan Krajan, Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang.

Remaja kelahiran 29 Desember 2005, ini latihan rutin karena ingin melanjutkan SMA di SMAN Olahraga (SMANOR) Sidoarjo. Tentunya melalui kemampuan olahraga panjat tebingnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/