alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Kesenian Jember yang Terus Dilestarikan

Mobile_AP_Rectangle 1

Dijelaskan, ta-butaan merupakan salah satu budaya tertua yang ada di Kabupaten Jember, khususnya Jember bagian utara. “Ta-butaan berasal dari bahasa Madura. Jika di ke bahasa Jawa berarti butho yang berarti raksasa,” jelasnya.

Di daerah Jember utara terdapat sekitar 23 lebih kelompok sanggar kesenian ta-butaan. Di antaranya di Desa Jelbuk, Desa Pakusari, Desa Darsono, Desa Arjasa, Desa Candi Jati, Desa Panduman, termasuk di Desa Kamal. (mg2/c2/nur)

 

- Advertisement -

Dijelaskan, ta-butaan merupakan salah satu budaya tertua yang ada di Kabupaten Jember, khususnya Jember bagian utara. “Ta-butaan berasal dari bahasa Madura. Jika di ke bahasa Jawa berarti butho yang berarti raksasa,” jelasnya.

Di daerah Jember utara terdapat sekitar 23 lebih kelompok sanggar kesenian ta-butaan. Di antaranya di Desa Jelbuk, Desa Pakusari, Desa Darsono, Desa Arjasa, Desa Candi Jati, Desa Panduman, termasuk di Desa Kamal. (mg2/c2/nur)

 

Dijelaskan, ta-butaan merupakan salah satu budaya tertua yang ada di Kabupaten Jember, khususnya Jember bagian utara. “Ta-butaan berasal dari bahasa Madura. Jika di ke bahasa Jawa berarti butho yang berarti raksasa,” jelasnya.

Di daerah Jember utara terdapat sekitar 23 lebih kelompok sanggar kesenian ta-butaan. Di antaranya di Desa Jelbuk, Desa Pakusari, Desa Darsono, Desa Arjasa, Desa Candi Jati, Desa Panduman, termasuk di Desa Kamal. (mg2/c2/nur)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/