alexametrics
30.3 C
Jember
Sunday, 9 May 2021
Desktop_CP_Top Banner
Mobile_CP_Top Banner

CATEGORY:

Seni & Budaya

Ngabuburit ala Seniman Jember, Gelar Demo Melukis di Tempat Umum

Ngaburit ala seniman Jember terbilang unik. Sembari menantikan saat berbuka puasa, mereka mengadakan demo melukis di Alun-Alun Jember, Selasa (4/5). Kegiatan itu sempat menjadi perhatian pengendara. Bahkan di antara mereka ada yang sampai berhenti untuk melihat dari dekat aktivitas tersebut.

Kapan Jember Punya Pusat Kesenian?

Tepuk tangan penonton menyambut berakhirnya pementasan teater di Gedung Graha Insani Jalan Mastrip, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, belum lama ini. Puluhan orang itu lantas duduk melingkar dan memulai apresiasi pementasan.

Pemimpin Diktator Itu Akhirnya Tumbang

Lampu panggung perlahan mulai menyala. Diiringi lagu era 80-an, seorang profesor muncul dengan langkah gontai. Dia kemudian duduk dan bersandar di kursi ujung pentas. Kepalanya bergerak perlahan mengikuti irama musik. Sejurus kemudian, dia menghela napas. Tangannya bergerak ragu menjamah catatan hasil eksperimen yang tak jauh dari tempat duduknya itu.

Bupati Hendy Rencanakan Gedung Seni Budaya dan Museum

Bupati Jember Hendy Siswanto tengah menggagas adanya gedung khusus kegiatan seni budaya hingga koleksi peninggalan sejarah di Kabupaten Jember. Gedung tersebut akan menjadi markas besar yang terbuka untuk seniman, bahkan masyarakat umum.

Angkat Lunturnya Budaya Jawa dalam Pentas Aplikasi

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Oksigen Universitas Muhammadiyah Jember (UMJ) menggelar pentas aplikasi yang ke-13, Kamis (8/4). Pentar teater itu sekaligus meresmikan anggota baru angkatan 13.

Kenalkan Literasi dengan Pantomim

Mengenalkan literasi bukanlah hal yang gampang dilakukan secara istiqamah. Sebab, banyak remaja yang lebih menggandrungi gawai ketimbang buku. Karenanya, beberapa rumah baca pun nyaris tidak laku atau sepi pengunjung. Berawal dari sinilah, beragam upaya dilakukan untuk tetap menarik minat pengunjung agar datang ke rumah literasi.

Minim Penerus Budaya Macapat

Siang itu, lantunan mamaca dikumandangkan oleh para pelestari tradisi seni mamaca alias macapat di Ledokombo. Ada Ustad Ari dan Ustad Sagi. Mereka mengajarkan kepada generasi muda di Kompleks Masjid Nurus Shobirin Pondok Pesantren (Ponpes) Asy Syifa, Kecamatan Sumberjambe. Seperti diketahui, macapat merupakan salah satu jenis budaya yang tumbuh, berkembang, dan tersebar luas di kalangan masyarakat. Salah satunya di Kabupaten Jember.

Maraknya Sanggar-Sanggar Anak Butuh Apresiasi Pihak Pemerintah

Pemenuhan hak anak menjadi prioritas yang utama, dan tidak hanya dibebankan pada pemerintah. Tetapi, juga oleh semua kalangan masyarakat. Untuk menyukseskan hal ini, pemerintah telah membentuk forum anak yang menjadi kepanjangan tangan untuk pemenuhan hak anak.

Tiru Sunan Kalijaga, Motivasinya Ingin Nguri-Nguri Budaya Jawa

Blangkon hitam dan keris melekat di tubuh remaja saat pertunjukan wayang di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, belum lama ini. Bak seorang dalang kawakan, Rangga begitu lihai menyabetkan wayang. Semua mata pun tertuju padanya. Langgam bernada khas dari sinden mengiringi alur cerita pewayangan hingga membuat pengunjung terkesima. Penonton cukup antusias menyimak lakon yang dibawa Rangga, malam itu.

Hindari Dampak Teknologi, Anak-anak Bentuk Majelis Salawat

Sekitar 40 anak berusia 5-10 tahun tergabung dalam Majelis Salawat di Desa Sumberketempa, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember. Meski baru empat bulan terbentuk, anak-anak itu telah mahir memainkan alat musik hadrah.
Desktop_CP_Rectangle 1
Mobile_CP_Half Page

Berita Terbaru

Perketat dengan 5 Pos Penyekatan

Masih Megah Meski Tak Berfungsi

Hanya Dijual Lewat Daring

Desktop_CP_Rectangle 2
×

Info!

Mau Langganan Koran, Info Iklan Cetak dan Iklan Online

× Info Langganan Koran