Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Siapkan Tiga Pos Pengamanan, Bupati Bondowoso dan Kapolres Cek Kesiapan Personel

Ilham Wahyudi • Jumat, 13 Maret 2026 | 16:20 WIB

BERSIAP: Bupati Bondowoso, menyematkan pita kepada personel yang akan bertugas selama operasi Ketupat Semeru.
BERSIAP: Bupati Bondowoso, menyematkan pita kepada personel yang akan bertugas selama operasi Ketupat Semeru.

DABASAH, Radar Ijen - Ratusan personel lintas instansi disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri di Bondowoso.

Polres Bondowoso mulai menggelar Operasi Ketupat Semeru 2026 selama 13 hari dengan menyiapkan sejumlah pos pengamanan di titik strategis

Polres Bondowoso menggelar Operasi Ketupat Semeru 2026 menjelang perayaan Idul Fitri tahun ini. Operasi pengamanan tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Kesiapan personel serta sarana dan prasarana operasi, dicek dalam apel gelar pasukan yang dihadiri Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, Rabu (12/3).

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo menjelaskan, total ada 360 personel yang dilibatkan dalam operasi tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur lintas sektor.

Terdiri dari anggota Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, hingga berbagai mitra kamtibmas lainnya.

Dalam pelaksanaannya, kepolisian menyiapkan tiga pos pelayanan dan pengamanan di sejumlah titik strategis. Satu Pos Pelayanan (Posyan) ditempatkan di Alun-alun Ki Bagus Asra.

Sementara dua Pos Pengamanan (Pospam) berada di Kecamatan Maesan dan Kecamatan Tapen. "Semuanya akan mengcover dan memberikan pelayanan kepada pemudik," ungkapnya.

Selain pengamanan arus lalu lintas, kepolisian juga melakukan pemetaan jalur alternatif menyusul amblesnya Jembatan Sentong, yang menjadi salah satu akses penting mobilitas kendaraan.

Tak hanya itu, sejumlah titik rawan kecelakaan atau blank spot juga telah dipetakan sebagai bagian dari langkah antisipasi selama masa arus mudik dan balik.

Di sisi lain, potensi bencana alam juga menjadi perhatian aparat.

Berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, wilayah Bondowoso pada Maret berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir.

Karena itu, kepolisian menyiapkan langkah antisipatif dengan meningkatkan koordinasi bersama instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

"Kami sudah mempersiapkan langkah antisipatif, terkait kesiapsiagaan bencana,” pungkasnya. (ham/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Abdul Hamid #operasi ketupat #Bupati #kapolres #Bondowoso