Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Hidden Gem Air Terjun di Bondowoso yang Bikin Kamu Takjub! Magnet Wisata Baru di Sumberwringin

Ilham Wahyudi • Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:05 WIB

IKONIK: Sejumlah pengunjung mengabadikan momen di Air Terjun Pulo Agung beberapa hari lalu. (ILHAM/RJ)
IKONIK: Sejumlah pengunjung mengabadikan momen di Air Terjun Pulo Agung beberapa hari lalu. (ILHAM/RJ)
 

SUKOREJO, Radar Ijen - Air Terjun Pulo Agung yang terletak di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso, tengah menjelma menjadi primadona baru wisata alam.

Dalam beberapa bulan terakhir, destinasi yang lama tertidur itu, kembali ramai diserbu pelancong, terutama anak muda pemburu foto.

Hampir setiap pengunjung melakukan satu pose yang sama, berdiri di antara bongkahan batu besar tepat di bawah curahan air, tangan direntangkan, kepala mendongak.

Pose sederhana itu seolah menjadi identitas baru Pulo Agung, ritual wajib sebelum pulang.

Air terjun setinggi sekitar 30 meter tersebut menawarkan debit air yang deras dan jernih, berpadu dengan lanskap hutan dan pepohonan yang masih rapat.

Lokasinya berada sekitar 40 kilometer di timur Kota Bondowoso, dengan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam menggunakan sepeda motor.

Akses menuju lokasi masih menantang. Dari pusat Desa Sukorejo, pengunjung harus melewati jalan setapak yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Motor diparkir di ujung jalan, lalu perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 500 meter melewati tanjakan, kebun kopi, dan lahan pertanian warga.

Keterbatasan fasilitas tak menyurutkan minat wisatawan. Faril Dini (21), pengunjung asal Jember, mengaku datang setelah melihat Pulo Agung viral di media sosial. “Airnya deras beda sama air terjun yang lain, bening lagi airnya. Ini kan air terjunnya lebar, bagus buat foto-foto,” ujarnya.

Kepala Desa Sukorejo, Sumarni, mengatakan Air Terjun Pulo Agung sejatinya sudah dikenal sejak 2003.

Namun sempat ditutup karena alasan keamanan pascabanjir. Baru pada Desember 2025, destinasi ini kembali mencuri perhatian publik.

Baca Juga: Surveinya Memang Tinggi Peminat, Jalur Kereta Bondowoso Situbondo Punya Masa Depan Cerah?

“Tahun 2025 menjadi titik balik viralnya kembali air terjun ini,” ujarnya.

Berdasarkan data parkir, jumlah pengunjung sudah melampaui 1.000 orang dalam beberapa bulan terakhir. Pada akhir pekan, motor yang parkir bisa mencapai 150 unit.

Wisatawan tak hanya datang dari Bondowoso, tetapi juga dari Jember dan Situbondo.

“Kami berharap ada bantuan pengembangan, mengingat keterbatasan anggaran dari dana desa saat ini,” pungkasnya. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#air terjun #Wisata #Bondowoso