Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pj Bupati Bondowoso Kirim Surat Undur Diri, Klaim Ikut Dawuhnya Kiai, Begini Komentarnya

Radar Digital • Kamis, 4 Juli 2024 | 16:25 WIB
Photo
Photo

BLINDUNGAN, Radar Ijen - Bambang Soekwanto resmi mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai Penjabat Bupati Bondowoso.

Hal itu tertuang dalam surat yang ditandatanganinya pada 1 Juli kemarin, ditujukan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Adanya surat itu menjadi babak baru setelah sebelumnya Bambang belum pernah mengakui secara gamblang pencalonan dirinya di Pilbup Bondowoso tahun ini.

"Dengan mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai Penjabat Bupati Bondowoso, karena akan mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah di Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur," tulis Bambang dalam surat tersebut.

Bambang membenarkan adanya surat permohonan pengunduran diri itu. Namun, dia menegaskan, pencalonan itu tidak berdasarkan keinginan dirinya.

Melainkan keinginan dari beberapa pihak.

"Mohon maaf, saya tidak mencalonkan diri. Saya manut dawuh kiai serta didorong maju oleh beberapa parpol," tuturnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/6).

Diketahui, Bambang sudah mendapatkan dukungan dari koalisi Bismillah, yang terdiri atas Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Memastikan hal itu, Bambang menjawab dan mengiakan konfirmasi Jawa Pos Radar Ijen.

"Insyaallah, akan bertambah (partainya, Red)," tuturnya, tapi enggan membeberkan parpol mana yang kemungkinan akan bergabung.

Dia juga menolak menjelaskan siapa sosok kiai yang dawuh-nya dia ikuti.

Selama ini, ada tiga kekuatan pondok pesantren besar yang sangat berpengaruh terhadap peta politik di Kota Tape ini.

Ketiga pondok pesantren itu di luar Bondowoso. Ketiganya adalah Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Situbondo, dan Pondok Pesantren Walisongo Situbondo.

Selama ini, Bambang tak pernah mengakui hendak maju di pilbup.

Namun, Direktur Riset Pilar Data Research and Consulting Muhlisin mengingatkan, dalam situasi politik, maju atau tidaknya seseorang di pilkada tidak selalu diukur dari apa yang dinyatakan.

"Justru tindakan seseorang yang mengarah kepada peningkatan popularitas dan elektabilitas adalah indikasi kuat bahwa mereka siap maju," tuturnya.

Dengan surat permohonan pengunduran diri itu, sudah ada dua nama yang akan bertarung di Pilbup Bondowoso, November nanti.

Tentu dengan partai pengusungnya. PKB, PKS, Partai Gerindra, dan Partai Demokrat sudah menentukan dukungan. Tinggal Partai Golkar, PDIP, PPP, dan Partai Gelora yang belum menentukan dukungan. (hlb/c2/bud)

Editor : Radar Digital
#pj bupati #Bondowoso