Kasi Bimas Islam Kemenag Bondowoso Drs Astono menyampaikan, peringatan Nuzulul Quran adalah peringatan turunnya Alquran pertama kali di muka bumi. Berikutnya Alquran turun dengan banyak proses. Selama kurang lebih enam tahun. "Ayat pertama itu turun ketika Rasulullah melakukan khalwat (mengasingkan diri untuk bertafakur dan beribadah, Red) selama enam tahun," ujarnya.
Dikatakannya, untuk mendapatkan petunjuk, Nabi Muhammad SAW harus melakukan proses riyadhah melalui khalwat. "Ada proses yang harus dilakukan untuk mendapatkan hal-hal yang istimewa. Ini yang perlu direnungkan umatnya," jelasnya.
Dijelaskan, ayat Alquran pertama yang turun berisi perintah untuk membaca. Perintah tersebut diulang dalam beberapa ayat. Ini menandakan, membaca itu bukan sekadarnya. Melainkan harus dipahami dan dikaji secara mendalam isi dari bacaan itu sendiri.
Dalam ayat pertama perintah membaca terkandung makna bahwa Allah SWT memerintahkan manusia dengan qalam. Jenis pembelajaran ini merupakan pembelajaran seperti yang biasa kita lakukan, yakni menggunakan media buku dan alat tulis lainnya. Kemudian, dalam ayat selanjutnya, disebutkan bahwa Allah bisa mengajar manusia secara langsung apa yang tidak diketahui manusia tersebut. "Untuk mendapatkan aspek kedua ini, manusia harus melakukan riyadah tadi," katanya.
"Proses mengapa Nuzulul Quran terjadi, kemudian ayat pertama seperti apa, ini merupakan hal pokok yang harus menjadi renungan. Dan kemudian diaktualisasikan dalam kehidupan kita," imbuhnya.
Lebih lanjut, H Astono menegaskan, dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, peringatan Nuzulul Quran tidak perlu dilakukan acara-acara seremonial yang dapat menimbulkan kerumunan. Walaupun sebenarnya acara semacam itu diperlukan. "Karena banyak orang yang tidak sadar kalau Alquran penting untuk diperingati," tegasnya.
Menurutnya, peringatan Nuzulul Quran adalah proses bagaimana manusia mengingat peristiwa, kemudian segala proses di dalamnya. Sehingga menjadikan bahan renungan agar manusia bangkit semangatnya untuk terus membaca dan mengkaji isi Alquran. "Saya kira itu yang bisa dilakukan umat Islam untuk memperingati Nuzulul Quran di tengah pandemi seperti ini," pungkasnya.
Jurnalis: mg3
Fotografer: mg3
Editor: Solikhul Huda Editor : Safitri