Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Cuma Kejar Angka Kelahiran Sapi, Program Mat Peci Bondowoso Diminta Benahi Ini!

Faqih Humaini
Penulis: Faqih Humaini❯
DISUNTIK: Proses penyuntikan inseminasi buatan di kawasan Kecamatan Sumberwringin. (FAQIH HUMAINI/RADAR IJEN)
DISUNTIK: Proses penyuntikan inseminasi buatan di kawasan Kecamatan Sumberwringin. (FAQIH HUMAINI/RADAR IJEN)

Advertisement

Radar Ijen – Program Manajemen Ternak Pedet Dijual Cepat Jadi Induk (Mat Peci) yang digagas Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso mendapat apresiasi dari kalangan legislatif.

Program tersebut dinilai mampu mendorong peningkatan populasi ternak sekaligus memperkuat posisi Bondowoso sebagai salah satu daerah lumbung ternak di Jawa Timur.

Anggota Komisi II DPRD Bondowoso, Andi Hermanto, menilai inovasi tersebut menjadi langkah positif untuk memulihkan populasi sapi yang sempat menurun akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Advertisement

Menurutnya, peran inseminator di lapangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

“Saya menganggap inovasi yang dilakukan pemerintah daerah saat ini sudah cukup bagus. Dengan adanya program ini, populasi ternak yang sebelumnya menurun akibat wabah PMK perlahan bisa ditingkatkan kembali,” ujarnya.

Advertisement

Dia menjelaskan, keberadaan inseminator membantu peternak memperoleh bibit ternak yang lebih berkualitas melalui penerapan inseminasi buatan (IB).

Metode tersebut juga semakin diminati karena peternak dapat menentukan pilihan varietas sesuai kebutuhan. Andi mencontohkan, peternak kini semakin terbiasa memanfaatkan layanan inseminasi buatan dibandingkan mengandalkan perkawinan alami.

Perubahan tersebut dinilai menjadi bagian dari perkembangan pola pengelolaan peternakan masyarakat. Meski demikian, Andi menekankan pentingnya pencatatan dan pelaporan hasil inseminasi secara menyeluruh. 

Data mengenai jumlah ternak yang telah menjalani inseminasi hingga jumlah kelahiran perlu direkap secara berkala agar pemerintah memiliki gambaran yang akurat mengenai perkembangan populasi ternak. 

“Diharapkan seluruh inseminator bisa melaporkan hasil kegiatannya secara keseluruhan, berapa yang sudah diinseminasi dalam satu bulan dan berapa yang berhasil dilahirkan. Kalau datanya akurat, kebijakan pemerintah daerah maupun provinsi bisa lebih tepat sasaran,” tegasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Satu Aplikasi Bisa Jelajahi Bondowoso, Promosi UMKM, Seni Budaya, hingga Sektor Pariwisata Tersaji

Satu Aplikasi Bisa Jelajahi Bondowoso, Promosi UMKM, Seni Budaya, hingga Sektor Pariwisata Tersaji

Menurut Dwi, fasilitas tersebut menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan promosi produk lokal melalui pemanfaatan teknologi digital.

Dekopinda Bondowoso Petakan Potensi Koperasi dan Genjot Kinerja KDKMP Di Tiap Desa

Dekopinda Bondowoso Petakan Potensi Koperasi dan Genjot Kinerja KDKMP Di Tiap Desa

Dekopinda Bondowoso menginventarisasi kondisi gerakan koperasi dan mendorong pengurus KDKMP yang telah dilatih agar segera menggerakkan potensi usaha desa

Cegah Kenakalan Remaja dan Bullying, Polres Bondowoso Luncurkan Program Polisi Jogo Sekolah

Cegah Kenakalan Remaja dan Bullying, Polres Bondowoso Luncurkan Program Polisi Jogo Sekolah

Polres Bondowoso membentuk Satgas Polisi Jogo Sekolah guna mengantisipasi ancaman perundungan, judi online, narkoba, serta berbagai kenakalan remaja di lingkungan pendidikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer