Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekarang Giliran Warga Pujer Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

Ilham Wahyudi
Penulis: Ilham Wahyudi❯

KOMPAK: Sejumlah warga memperbaiki jalan di Pujer, semua dananya berasal dari dana swadaya warga setempat.
KOMPAK: Sejumlah warga memperbaiki jalan di Pujer, semua dananya berasal dari dana swadaya warga setempat.


Advertisement

PUJER, Radar Ijen - Keluhan masyarakat tentang jalan berlubang di Kecamatan Pujer, Kab. Bondowoso tak kunjung mendapat penanganan.

Demi menghindari kecelakaan, warga akhirnya bergerak sendiri menambal jalan rusak secara swadaya.

Sejumlah warga di Kecamatan Pujer memilih turun tangan langsung, memperbaiki jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Advertisement

Melalui Komunitas Aksi Cepat Tanggap (SIGAP) Pujer, beberapa titik jalan rusak akhirnya ditambal secara swadaya.

Aksi sosial tersebut diprakarsai oleh komunitas yang dipimpin Saiful Bahri.

Kegiatan tambal sulam dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan warga terkait kondisi jalan yang rusak. Selain dukungan tenaga dari masyarakat, kegiatan ini juga mendapat bantuan dana pribadi dari Agus, pemilik salah satu showroom mobil di wilayah itu.

Advertisement

Saiful Bahri mengatakan, langkah tersebut diambil karena kondisi jalan yang rusak sudah menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan.

Bahkan beberapa pengendara dilaporkan sempat terjatuh akibat lubang di badan jalan.

“Banyak warga yang sudah jatuh karena jalan berlubang. Daripada menunggu terlalu lama, kami bersama teman-teman SIGAP berinisiatif menambal jalan secara swadaya,” ujarnya.

Wakil SIGAP Pujer, Priyo Murtiono, menambahkan kegiatan perbaikan dilakukan tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

Seluruh biaya berasal dari dukungan pribadi dan partisipasi masyarakat. “Kami tidak menunggu APBD. Keluhan masyarakat sudah terlalu banyak dan sudah ada yang menjadi korban jatuh,” imbuhnya.

Menurut Priyo, perbaikan yang dilakukan warga hanya bersifat sementara untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan tersebut.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan perbaikan secara permanen agar kondisi jalan kembali aman bagi pengguna jalan.

Aksi gotong royong warga ini menunjukkan kuatnya kepedulian masyarakat terhadap keselamatan bersama. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi pengingat bahwa infrastruktur dasar seperti jalan, semestinya tidak sampai membuat warga harus turun tangan sendiri untuk memperbaikinya. (ham/bud)

 

Advertisement
Editor : M. Ainul Budi

Artikel Terkait

Tak Kunjung Diperbaiki Pemkab, Lubang Jalan Akses SMPN 1 Sumberbaru Jember Makin Parah

Tak Kunjung Diperbaiki Pemkab, Lubang Jalan Akses SMPN 1 Sumberbaru Jember Makin Parah

Jalan rusak sepanjang hampir 1 kilometer di Dusun Krajan Kidul Yosorati Sumberbaru mengganggu keselamatan warga dan pelajar menuju SMPN 1 Sumberbaru.

Jalan Otista Mangli Jember Rusak Berulang, Warga Usul Pengecoran Solusi Permanen

Jalan Otista Mangli Jember Rusak Berulang, Warga Usul Pengecoran Solusi Permanen

Warga mengeluhkan kerusakan berulang di Jalan Otista Mangli Jember dan mendesak perbaikan dengan pengecoran beton agar lebih tahan terhadap beban kendaraan.

Pemkab Lumajang Kucurkan Rp 60 Miliar, Perbaikan Jalan Rusak Capai 29 Perse

Pemkab Lumajang Kucurkan Rp 60 Miliar, Perbaikan Jalan Rusak Capai 29 Perse

Pemkab Lumajang mengalokasikan anggaran hingga Rp 60 miliar dan menuntaskan perbaikan 29 persen jalan rusak secara bertahap guna memperlancar konektivitas warga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer