Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Chivu Jelaskan Perubahan Besar Inter Milan Vs Como: Pertama Kalinya Kami Bermain Seperti Ini

M. Ainul Budi • Rabu, 4 Maret 2026 | 15:50 WIB

Pelatih Inter MIlan, Chivu
Pelatih Inter MIlan, Chivu

RADAR JEMBER - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, akhirnya buka suara soal perubahan taktik mengejutkan saat timnya ditahan imbang 0-0 oleh Como 1907 pada leg pertama semifinal Coppa Italia 2025-26, Rabu (4/3/26) dini hari WIB.

Menurut Chivu, kondisi skuad memaksanya melakukan eksperimen yang belum pernah dicoba sebelumnya.

“Saya memiliki beberapa masalah yang harus diatasi, jadi kami terpaksa melakukan sejumlah perubahan. Ini pertama kalinya saya bermain dengan sepasang gelandang kreatif yang mendukung penyerang,” aku Chivu kepada Sport Mediaset.

Inter Dominan di Serie A, Tersendat di Kompetisi Piala

Meski nyaman memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan 10 poin, Inter justru kesulitan di kompetisi piala musim ini. Mereka sebelumnya tersingkir lebih awal dari Liga Champions usai kalah kandang dan tandang dari Bodo/Glimt.

Kini, langkah di Coppa Italia pun belum aman. Hasil imbang tanpa gol di Stadio Sinigaglia

membuat penentuan tiket final harus ditentukan di San Siro pada 23 April mendatang.

Eksperimen Taktik: Dua Playmaker di Belakang Striker

Absennya Lautaro Martinez dan Ange-Yoan Bonny, serta kondisi Marcus Thuram yang belum 100 persen, membuat Chivu mengubah pendekatan.

Ia memainkan Andy Diouf dan Davide Frattesi sebagai dua gelandang kreatif di belakang striker muda Francesco Pio Esposito.

“Itu pertama kalinya kami membangun serangan dengan dua playmaker. Perubahan itu sangat memengaruhi dinamika permainan,” jelas Chivu.

Tak hanya di lini depan, Inter juga mengubah sistem bertahan dengan pendekatan man-to-man lebih agresif. Namun, Como sempat menyulitkan lewat skema unik dengan dua penyerang “false striker” yang sering turun ke lini tengah.

“Kami juga mengubah cara bertahan, terutama di area pertahanan sendiri. Kami mencoba menekan mereka satu lawan satu, tetapi sedikit terlambat saat wing-back kami menutup pergerakan bek kiri mereka. Ada dua penyerang Como yang sebenarnya bukan penyerang murni, mereka turun lebih dalam dan itu menimbulkan masalah bagi kami,”

Editor : M. Ainul Budi
#como #inter milan #Chivu #coppa italia